Home Balikpapan Awas !!! Upal Beredar Saat Ramadan, Sasar Pedagang Takjil

Awas !!! Upal Beredar Saat Ramadan, Sasar Pedagang Takjil

SHARE
Awas !!! Upal Beredar Saat Ramadan, Sasar Pedagang Takjil

Keterangan Gambar : Kakek penjual takjil, menjadi salah seorang korban upal

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Belakangan ini pedagang takjil kerap menerima uang palsu yang dibelanjakan oleh para pembeli. Kejadian ini tentu merugikan para pedagang, terlebih mereka yang hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan takjil saat ramadan.

Seperti yang dialami oleh seorang Kakek yang menjajakkan dagangan kue untuk berbuka di kawasan Bukit Damai Sentosa (BDS), Balikpapan menjadi korban upal. Padahal dagangannya terbilang murah serta dijajakkan di pinggir jalan menggunakan motornya.

Semula Kakek tersebut tidak mengetahui jika uang yang diterimanya adalah upal. Hingga salah seorang pembeli memberitahunya bahwa uang tersebut palsu.

"Kasihan kakek ini, dia nggak tahu kalau uang yang didapatnya itu upal. Pas saya cek, ternyata memang benar itu uang palsu," kata Riska, seorang pembeli kue.

Belum diketahui siapa yang membeli dengan upal tersebut. Riska mengaku geram kepada pelaku yang tega menukarkan upal dengan kue yang dijual korban. Terlebih korban memberikan uang kembali.

"Nggak tahu siapa yang beli pakai upal. Nggak punya hati banget, semoga yang beli tadi punya itikad baik untuk mengembalikan," ungkapnya.

Tak hanya di Balikpapan, pedagang es juga mengalami hal yang sama. Rizna, salah seorang korban upal tersebut juga tak menyangka uang yang diterimanya dari pembeli adalah upal. Sebab memang sekilas upal tersebut sangat mirip dengan aslinya.

"Iya, hati-hati saja dengan uang palsu, saya juga dapat. Sekilas mirip asli, tapi kalau dilihat lebih teliti dan diterawang itu nggak ada gambarnya, terus kertasnya juga lebih halus," beber Rizna.

Rizna mengimbau kepada pedagang khususnya yang berjualan di Pasar Ramadan untuk waspada. Sebab situasi ramai pembeli menjadi kesempatan bagi pelaku menukarkan uang palsunya.

"Iya buat yang jualan, hati-hati aja dengan uang palsu ini. Selalu di cek betul-betul uang yang dikasih pembeli," pungkasnya.