Home Kriminal BNNK Balikpapan Ungkap Peredaran Ganja Sintetis, Modus Lewat Jasa Ekspedisi

BNNK Balikpapan Ungkap Peredaran Ganja Sintetis, Modus Lewat Jasa Ekspedisi

SHARE
BNNK Balikpapan Ungkap Peredaran Ganja Sintetis, Modus Lewat Jasa Ekspedisi

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan berhasil mengungkap peredaran ganja sintetis di Balikpapan dalam sepekan terakhir. Terdapat empat tersangka yang berhasil diamankan petugas bekerjasama dengan Bea Cukai Balikpapan.

Kepala BNNK Balikpapan, Risnoto mengatakan pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman ganja dengan modus jasa pengiriman dari Kota Medan menuju Balikpapan. Pada Rabu (23/3/2022) Tim Gabungan menangkap seorang inisial SE (45) beserta sebuah paket kardus di sekitaran kantor ekspedisi di Balikpapan Selatan.

"Dalam paket tersebut terdapat ganja seberat 1.785 gram. Petugas langsung melakukan pengembangan siapa pemilik dan pemesannya," katanya.

Petugas pun berhasil mendapat satu identitas pelaku lainnya berinisial RY (33) yag berperan sebagai penghubung dari seorang pria berinisial AS (38) yang merupakan pemilik sekaligus pemesan paket tersebut.

Tak berhenti sampai disitu, keesokan harinya petugas kembali mendapatkan laporan bahwa adanya paket yang dicurigai berisikan ganja sintetis pada Kamis (24/3/2022). Dari hasil pengintaian, petugas gabungan berhasil menangkap SA (25) setelah mengambil paket pesanannya di salah satu tempat jasa ekspedisi di Balikpapan Selatan.

"Dari penangkapan tersebut petugas menggeledah paketan barang yang dipesan. Di dalam paket tersebut berisikan pakaian. Namun saat diperiksa lebih detail petugas menemukan dua poket plastik kecil ganja sintetis yang disembunyikan di saku celana belakang. Beratnya 11,96 gram," jelas Risnoto.

Berdasarkan hasil interogasi petugas, barang tersebut dibeli melalui online di salah satu akun media sosial dan dikirimkan dari Bogor ke Balikpapan.

Belum usai sampai disitu, pada Rabu (30/3/2022) petugas kembali mendapat informasi adanya paketan barang yang dicurigai adalah ganja sintetis. Saat ditelusuri, petugas mengamankan dua orang pria berinisial SE (45) dan RY (33) di salah satu komplek perumahan di Balikpapan Selatan. Saat diperiksa petugas menemukan paketan barang ganja sintetis seberat 2.181 gram.

"Dari keterangan para tersangka bahwa barang tersebut milik mereka dengan peran SE sebagai perantara dan pengatur barang, sementara RY sebagai pemesan," ungkapnya.

Ketiga pelaku yang telah diamankan itu dijerat Pasal 111 ayat 2, Pasal 114 ayat 2, Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara.