Home Kriminal Dibisikin Jin, Pria di Samarinda Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Dibisikin Jin, Pria di Samarinda Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

SHARE
Dibisikin Jin, Pria di Samarinda Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

lintaskaltim.com, SAMARINDA - Seorang pria di Samarinda, Kalimantan Timur bernama Hendra nekat membakar rumah orang tuanya sendiri di Jalan Pandjaitan, Kecamatan Sungai Pinang pada Kamis lalu (21/4).

Rumah yang berada di tengah pemukiman padat penduduk itu tiba-tiba dibakar Hendra tanpa alasan yang jelas. Bermula saat Hendra mengamuk secara tiba-tiba dan langsung menghebohkan warga setempat. Ia pun langsung melakukan aksi pembakaran dari dalam kamar rumah.

Warga yang panik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama petugas pun datang dan kobaran api dari dalam kamar berhasil dipadamkan. Sementara itu Hendra melarikan diri bersembunyi tak jauh dari lokasi kejadian. Warga pun berhasil mengamankannya lalu diserahkan ke polisi.

Di kantor polisi, Hendra pun menjalani test urine. Hasilnya, Hendra dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Saat ia diberi waktu untuk menenangkan diri, Hendra akhirnya mengaku kalau tindakan pembakaran tersebut dikarenakan dirinya mendapat bisikan jin.

"Tersangka belum bisa dimintai keterangan. Dia selalu berilusi, ngakunya selalu dibisikin jin," ucap Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Bambang pada Sabtu (23/4).

Saat dimintai keterangan pun Hendra terus mengaku bahwa ia kerap dibisiki oleh jin. Sejumlah saksi yakni keluarganya juga mengaku bahwa Hendra kerap berhalusinasi dibisikin jin.

Polisi sudah memintai keterangan keluarga pelaku dan sejumlah saksi lainnya. Diketahui kalau Hendra memang kerap mengeluh telah dibisikin jin. 

"Kami sudah mintain keterangan keluarganya, ibu dan saudaranya, Pak RT juga. Memang dia selalu mengaku begitu, terbawa ilusi dibisikin jin. Kalau enggak kuat dia mengamuk," ujarnya.

Informasi yang dihimpun polisi, sebelum membakar rumah orang tuanya, Hendra sempat berteriak histeris mengeluhkan bisikan jin tersebut. Ia mengamuk dan berteriak mengapa jin tersebut selalu mengikutinya.

"Pelaku sempat berteriak-teriak mengapa jin ini selalu ikutin dia, kemudian dia menendang-nendang," tambahnya. 

Dari hasil penyelidikan ternyata Hendra sudah pernah direhabilitasi akibat mengosumsi narkoba. Pasca rehabilitasi, Hendra kemudian dirawat di rumah sakit jiwa.

"Hari ini kami merujuknya ke rumah sakit jiwa, tujuannya untuk memeriksa kejiwaannya. Karena kalau diajak bicara, dia selalu mengucap ada bisikan jin," tandasnya.