Home Kriminal Dua Pengetap Solar Subsidi Ditangkap, Mau Dijual ke Industri Sawit

Dua Pengetap Solar Subsidi Ditangkap, Mau Dijual ke Industri Sawit

SHARE
Dua Pengetap Solar Subsidi Ditangkap, Mau Dijual ke Industri Sawit

lintaskaltim.com, KUKAR - Polres Kutai Kartanegara berhasil meringkus dua orang tersangka yang melakukan pengetapan solar subsidi di SPBU. Dua orang tersebut berinisial SB (48) dan MF (28) yang kedapatan mengetap solar subsidi dengan modus tangki truk di modifikasi.

Pengungkapan ini bermula dari keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan solar subsidi di SPBU. Sehingga kuat dugaan adanya tindak pengetapan oleh oknum sopir truk yang mengisi dengan cara nakal. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mendapati truk yang mengisi dengan memodifikasi tangki truknya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, didapati sekitar 300 liter solar berhasil diamankan sebagai barang bukti. 

"Dari tangan kedua pelaku, kami mengamankan dua unit dump truk warna kuning, serta solar subsidi 300 liter, 2 drum kosong, 3 buah corong minyak dan 1 gayung," kata Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Gandha Syah Hidayat saat press rilis di Mapolres Kukar pada Sabtu (2/4).

Solar subsidi tersebut dibeli oleh kedua pelaku dari dua SPBU yang ada di Tenggarong. Pelaku membeli solar subsidi seharga Rp5.150 perliter dengan menggunakan dua truk. Kemudian solar tersebut ditimbun di gudang untuk dijual kembali dengan harga Rp8.000 perliternya.

"Solar itu dijual oleh pelaku ke Industri perkebunan yang ada di Kukar. Bahkan ada pembeli yang datang langsung ke gudang," tuturnya.

Gandha turut mengimbau kepada pengusaha SPBU maupun APMS di Kukar agar tidak memperjualbelikan solar subsidi kepada pengetap.

"Sesuai intruksi Kapolri, jangan memperjualbelikan solar subsidi kepada para pengetap. Kemudian untuk masyarakat, jangan sesekali melakukan penimbunan, karena itu melanggar hukum," pungkas Gandha.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 ayat 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 480 KUHP.