Home Balikpapan Kodam VI Mulawarman Bangun Posko, Antisipasi Ancaman Pembangunan di IKN

Kodam VI Mulawarman Bangun Posko, Antisipasi Ancaman Pembangunan di IKN

SHARE
Kodam VI Mulawarman Bangun Posko, Antisipasi Ancaman Pembangunan di IKN

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Sejak ditetapkannya Ibu Kota Negara di wilayah Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pembangunan pun terus dilakukan. Mulai dari pematangan lahan hingga perbaikan infrastruktur jalan. 

Untuk pertama kalinya bangunan di IKN Nusantara berdiri. Yakni Posko Kodam VI Mulawarman yang berada di lahan pembangunan Istana Presiden. Bangunan Posko Kodam VI Mulawarman ini sudah mulai beroperasi beberapa hari terakhir dan terus dikebut penambahan infrastruktur dan fasilitas lainnya.

Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso mengatakan keberadaan posko ini dalam rangka mengamankan atau menciptakan rasa aman terhadap para pekerja yang melakukan pembangunan di wilayah IKN. Seba

Ini salah satu peran kita dalam mendukung peran pengamanan pembangunan Ibu Kota Negara. Kalau tadi sepanjang jalan sebenarnya infrastruktur sudah dibangun, nanti secara bertahap pembangunan ini akan segera dimulai. Dengan keberadaan kami disini, kami ingin memberikan rasa aman tentunya bagi pekerja yang melaksanakan tugas pembangunan disini," jelasnya saat kunjungan ke Posko Kodam VI Mulawarman di IKN bersama awak media pada Selasa sore (5/4).

Bangunan posko tersebut berwarna hijau dan terbuat dari kontainer. Desain bangunan ini sengaja dibuat tidak permanen lantaran sewaktu-waktu bisa dipindah ke lokasi lain menyesuaikan kebutuhan yang ada. Apalagi posko tersebut masih berdiri di lokasi yang akan dibangun Istana Negara.

"Posko ini dibuat dari kontainer dan tidak permanen. Karena tempat ini nantinya adalah bagian dari pembangunan istana negara. Sehingga setiap saat nanti ini bisa digeser dimana saja yang nanti diperlukan," ujarnya.

Nantinya di posko ini juga akan dilengkapi ruang kantor untuk Pangdam VI Mulawarman, Kasdam VI Mulawarman, staff dan tempat prajurit yang melaksanakan patroli pengamanan di wilayah IKN.

"Untuk tahap sekarang kita standby kan 1 regu 12 orang. Tapi secara bertahap nanti melihat kemajuan akan menjadi satu pleton dan seterusnya," katanya.