Home Viral Mengaku Gugup Dengar Sirine, Kasus Ambulans Yang Dihalangi Berujung Damai

Mengaku Gugup Dengar Sirine, Kasus Ambulans Yang Dihalangi Berujung Damai

SHARE
Mengaku Gugup Dengar Sirine, Kasus Ambulans Yang Dihalangi Berujung Damai

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Kejadian viral ambulans yang dihalangi oleh pengendara mobil Daihatsu Rocky di Balikpapan pada tanggal 25 Maret lalu, hari ini (1/4/2022) sepakat berdamai. Keduanya dipertemukan di Kantor Satlantas Polresta Balikpapan dan sepakat tidak memperpanjang masalah ini.

 

Pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam itu akhirnya menemui titik terang. Alief selaku sopir ambulans Puskesmas Sepinggan Baru dan Ernayanti selaku pengendara Daihatsu Rocky warna merah sepakat berdamai dengan menandatangani surat bermaterai.

 

"Tadi kita buat surat pernyataan, dari pihak ibu itu sudah mengakui kesalahannya dan kita selesaikan masalahnya secara kekeluargaan. Dia juga memberikan edukasi bahwa para pengendara lain agar lebih aware saat sirinie berbunyi," katanya.

 

Alief mengatakan saat itu dirinya hendak mengantarkan pasien diabetes di kawasan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara yang harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Restu Ibu. Namun sesampainya di Jalan Strat 3 tepatnya di depan SMK Negeri 2 Balikpapan, mobil yang dikemudikan Ernayanti tampak menghalangi ambulans. Erna sempat menyalakan lampu sign kiri, namun ia kembali berbelok ke kanan. Sontak mobil keduanya sempat bersenggolan. 

 

"Ibu itu sih katanya tadi dalam keadaan gugup aja. Dia sign kiri terus tiba-tiba ke kanan. Jadi karena gugup aja sih katanya," ungkapnya.

 

Alief juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli saat sirine ambulans berbunyi. Sebab sopir ambulans harus mengemban tugas membawa pasien ke rumah sakit agar segera mendapat perawatan medis. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

 

"Tolong diberi waktu sebentar aja untuk lewat. Memang pekerjaan kami kelihatannya sepele, tapi tanggungjawab kami besar karena menyangkut nyawa orang yang butuh pertolongan medis," imbaunya.

 

Sementara itu Ernayanti turut mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Ernayanti juga turut mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap ambulans yang melintas saat menyalakan sirine.

 

"Saya memohon maaf dan mengimbau kepada masyarakat bila mendengar sirine di jalan raya, mohon untuk diberikan prioritas jalan," pungkasnya.