Home Kukar Tega !!! Ayah Kandung Goyang di Kukar Anaknya Hingga Hamil Delapan Bulan

Tega !!! Ayah Kandung Goyang di Kukar Anaknya Hingga Hamil Delapan Bulan

SHARE
Tega !!! Ayah Kandung Goyang di Kukar Anaknya Hingga Hamil Delapan Bulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi - net

lintaskaltim.com, KUKAR - Bejat. Itulah yang dilakukan oleh seorang ayah sebut saja Rahman (bukan nama sebenarnya) menyetubuhi anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. Bahkan dari aksi bejatnya itu, anaknya kini tengah mengandung usia delapan bulan. Kasus tersebut kini telah ditangani Unit Reskrim Polsek Muara Kaman.


Kapolsek Muara Kaman AKP Hari Supranoto, mengatakan kasus ini terungkap setelah pihak keluarga curiga dengan kondisi perut korban yang semakin membesar. Keluarga korban pun melapor ke polisi dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan korban ke puskesmas pada 1 April 2022.


"Hasilnya, korban ini sedang hamil delapan bulan," katanya pada Senin (4/4).

 

Saat ditanya, awalnya korban enggan mengungkapkan siapa yang telah menghamilinya itu. Namun setelah beberapa kali dibujuk, korban akhirnya buka suara bahwa ia telah berulang kali disetubuhi ayah kandungnya sendiri.

"Yang mencabuli ternyata ayah kandungnya korban sendiri. Pelaku melakukan tindakan asusila kepada korban sebanyak 7 kali. Terjadi sejak awal Juli sampai akhir Agustus 2021," jelas Hari.

 

Pelaku berumur 39 tahun itu melakukan aksi bejatnya di kebun sawit tempatnya bekerja. Korban dibawa ke kebun sawit pada tengah malam saat semua keluarga yang lain sedang tertidur.


"Korban dibawa ke kebun sawit tempat pelaku kerja. Dilakukan pada dini hari saat semua anggota keluarga sedang tidur," tambahnya.

 

Pelaku mengancam akan membunuh korban bila menceritakan perbuatan bejatnya kepada siapapun. Parahnya lagi, korban dicuci otaknya oleh pelaku bahwa perbuatan mesumnya itu adalah bentuk kasih sayang ayah terhadap anaknya.

"Korban tutup mulut karena ditakutin pelaku akan dimarahin sama ibunya. Korban juga menganggap kalau 'itu' adalah kasih sayang dari pelaku. Sehingga memilih diam dan tidak mengadukan kepada siapapun," beber Hari.

 

Setelah memintai keterangan korban, polisi langsung meringkus pelaku di rumahnya pada Jumat (1/4) tanpa perlawanan. Kini pelaku tengah ditahan di Mapolsek Muara Kaman untuk di proses hukum.

 

"Pelaku langsung kami tahan saat itu juga dan ini masih kami lakukan pendalaman," ungkapnya.

 

Hasil penyidikan sementara, motif pelaku melakukan aksi bejatnya itu lantaran tak tahan dengan perubahan tubuh sang anak. Nafsu birahinya muncul melihat kemolekan tubuh anaknya hingga akhirnya nekat menyetubuhinya berkali-kali.


"Pelaku kami jerat Pasal 76 B Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016, tentang penetapan perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dan dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2," pungkasnya.