Home Kaltim Tugu Titik Nol IKN Diduduki dan Diinjak, Mulai Warga Hingga Sri Mulyani

Tugu Titik Nol IKN Diduduki dan Diinjak, Mulai Warga Hingga Sri Mulyani

SHARE
Tugu Titik Nol IKN Diduduki dan Diinjak, Mulai Warga Hingga Sri Mulyani

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Perilaku masyarakat yang mengunjungi Titik Nol Geodesi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara disorot warganet. Sebab banyak yang berperilaku tak baik, seperti menginjak maupun menduduki tugu yang disebut-sebut sakral.

 

Sejak dibukanya lokasi tersebut untuk masyarakat umum, beredar foto-foto warga di lokasi tersebut yang menduduki tugu titik nol IKN berwarna biru itu. Tak hanya warga biasa, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga melakukan hal yang sama saat ia mengunjungi lokasi tersebut bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Unggahan tersebut lantas mendapat sorotan dari masyarakat. Pasalnya di lokasi ini baru saja dilakukan prosesi ritual penyatuan tanah dan air oleh 34 Gubernur seluruh Provinsi di Indonesia.

 

"Itu hanya etika saja, karena bagaimana pun kalau kita sebagai orang timur yang meyakini bahwa sesuatu yang sudah sedikit disakralkan, karena dari penjuru tanah air sudah berkunjung disitu dan diyakini merupakan titik sentralnya NKRI atau tengah pusatnya. Saya kira itu hanya etika saja, kalau larangan itu sih tidak ada," kata Sekretaris Camat Supaku, Adi Kustaman pada Senin (4/4).

 

Bukan hanya itu saja, Adi mengatakan sebelumnya pernah mendapati telur dan kembang di tugu tersebut. Diduga ada pengunjung yang melakukan ritual. Namun Adi menanggapinya secara positif dan menilai hanyalah euforia semata.

 

"Tempo hari malah kami sempat dapat kuning telor plus ada bunga-bunganya, saya nggak tahu maksud dan tujuannya, mudahan aja positif. Doakan proses Ibu Kota ini lancar dan supaya tidak ada hal-hal rintangan," ungkapnya.

 

Kedepan pihaknya berencana akan memasang papan imbauan larangan menduduki tugu. 

 

"Iya ini kita mau pasang papan imbauan supaya tidak ada yang duduk lagi. Sempat juga kepikiran dipagarin dan ada besi yang rapat, cuma masih bisa dilihat tapi tidak bisa diduduki," ujarnya.