GM Angkasa Pura Janji Akomodasi Taksi Online, Tapi...

GM Angkasa Pura Janji Akomodasi Taksi Online, Tapi...

GM Angkasa Pura I, Sepinggan Airport, Farid Indra Nugraha

LintasKaltim, Balikpapan - Ribut-ribut di Bandara Sepinggan akibat razia taksi tak resmi mulai diurai satu persatu persoalannya. GM Angkasa Pura 1 Bandara Sepinggan, Farid Indra Nugraha telah menawarkan kepada para angkutan sewa umum dengan plat hitam untuk membuat badan hukum sendiri atau bergabung dengan angkutan resmi yang sudah beroperasi di bandara.

Lantas bagaimana dengan nasib taksi online? Farid memastikan akan mengakomodasi taksi berbasis aplikasi tersebut. "Taksi online itu bagian dari perkembangan teknologi, tidak bisa dibendung. Kita tidak bisa menganggap mereka itu sebagai lawan, justru kita kerjasama untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pengguna jasa," ujarnya.

Meski demikian, tetap diperlukan pengaturan agar pelaksanaan di lapangan bisa tertib. Farid menjelaskan, taksi online tetap harus memiliki badan hukum. "Sekarang kan baru ada aplikasi saja. Aplikasi itu kan hanya sarana untuk mempermudah pemesanan. sementara dasarnya tetap harus ada badan hukum dan izinnya," jelasnya.

Pihaknya mengaku sudah bertemu dan berkomunikasi dengan manajemen gojek (go-car). Nanti akan didata siapa saja yang mendaftar agar bisa mengambil penumpang di bandara. Kemudian secara otomatis mekanisme tarif langsung menyesuaikan ketika sedang mengambil penumpang dari bandara. Sehingga tidak semua driver bisa masuk bandara ambil penumpang dan ada aturan mainnya. "Informasi dari pihak gojek, secara teknis hal itu bisa dilakukan. Bisa diatur driver mana saja yang bisa ambil penumpang dari bandara lewat aplikasi," imbuhnya.

Farid kembali menegaskan bahwa aplikasi hanya sebagai sarana. maka jika itu mempermudah bagi pengguna jasa, dia mendorong taksi resmi di bandara seperti kokapura dan primkopau juga meluncurkan aplikasi. (tim)

Dipost Oleh admin 2

Post Terkait

Tinggalkan Komentar