Demo Hingga Penyanderaan Kapal Warnai Simulasi Pengendalian Massa di Pelabuhan Semayang

Rangkaian Latihan ISPS

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Situasi di Pelabuhan Semayang, Balikpapan sempat tegang. Sejumlah massa dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) melakukan aksi demo di area Pelabuhan pada Jumat (6/10/2023). Massa menuntut pihak Pelindo menyiapkan perlengkapan keselamatan bekerja terhadap para TKBM.

Dalam aksi tersebut sempat terjadi adu mulut hingga pelemparan botol terhadap petugas keamanan. Hingga akhirnya tuntutan massa dapat diakomodir oleh pihak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 cabang Balikpapan.

Baru usai aksi demo, muncul aksi peyanderaan kapal dan petugas forklift di area Pelabuhan Semayang oleh sekelompok orang tidak dikenal. Bahkan sekelompok orang tak dikenal tersebut sempat menodongkan senjata tajam dan meminta sejumlah uang tebusan sebesar Rp1 miliar.

Setelah dilakukan koordinasi dan komunikasi kepada petugas keamanan, sekelompok orang tidak dikenal tersebut dapat dilumpuhkan. Para sandera pun berhasil diselamatkan dan mendapat perawatan medis.

Aksi menegangkan itu rupanya simulasi yang dilakukan Pelindo Regional 4 cabang Balikpapan bersama mitra kerjanya. Simulasi tersebut dalam rangka latihan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code guna mengantisipasi aksi demonstrasi serta ancaman yang membahayakan.

Kasi Penjagaan Patroli dan Penyidikan KSOP Kelas I Balikpapan, I Komang Budiawan mengatakan bahwa simulasi tersebut merupakan salah satu syarat bagi pelabuhan yang telah dinyatakan comply ISPS Code atau pelabuhan yang memenuhi standar interasional.

“Ini adalah rangkaian ISPS Code sesuai dengan PM 134 Tahun 2016 Tentang Manajemen Keselamatan Keamanan Kapal dan Fasilitias Pelabuhan yang mesti dilaksanakan kalau setiap pelabuhan sudah dinyatakan comply,” ungkap Komang dihadapan awak media.

Selain itu, digelarnya simulasi ini juga dalam rangka mendukung perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Sebab wilayah Kota Balikpapan tentu akan menjadi salah satu tumpuan dalam memberi kelancaran terhadap pembangunan IKN, salah satunya kelancaran distribusi logistik melalui jalur laut.

“Ini semua tentu kita dukung, ada kaitannya dengan IKN. Dengan pelabuhan ini aman dan tentram otomatis kan bisa untuk membackup membantu kelancaran dari IKN,” ujarnya.

Ia berharap dari simulasi yang digelar ini, seluruh pihak yang terlibat dapat mengevaluasi lebih baik kedepannya. Sekaligus sebagai kesiapsiagaan jika menghadapi situasi genting atau darurat.

“Hasil evaluasi nanti kedepannya tentu ada perbaikan-perbaikan yang mesti kita perbaiki. Itu yang akan kita lakukan terus untuk arah ke depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *