Dicoret Jadi Wawali, Budiono Ikut Arahan Partai

Lintaskaltim.com BALIKPAPAN – Setelah namanya dicoret sebagai calon Wakil Wali Kota (Wawali) Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono menyatakan siap menjalankan arahan partai.

Menurut Budiono, pada awal tahun 2022, dirinya pernah diberikan rekomendasi oleh DPP PDIP untuk mengisi jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan.

Budiono awalnya direkomendasikan untuk menggantikan posisi Thohari Aziz yang meninggal dunia, setelah ditetapkan sebagai pasangan kepala daerah mendampingi Rahmad Mas’ud pada Pilkada Balikpapan 2020. Namun pencalonan dirinya sebagai wawali baru sebatas penetapan dari partai koalisi.

“Sejak awal Tahun 2022 prosesnya sampai sekarang baru masuk penetapan. Tapi saat ini baru kesepakatan dari partai koalisi,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/10/2023).

Rekom yang diberikan kepada dirinya itu kemudian belakangan dicabut oleh DPP PDIP dan dialihkan kepada Risti Utami Dewi.

“Kita ini menjadi anggota legislatif, eksekutif merupakan penugasan dari partai. Ketika rekom tersebut dicabut, ya sudah, berarti saya taat dan patuh kepada DPP Partai saya, itu aja,” terangnya.

Ia menerangkan, bahwa surat rekomendasi partai tersebut telah diserahkan kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud usai dirinya pulang menghadiri Rakernas tanggal 4 Oktober 2023 lalu.

“Saya sudah serahkan rekom tersebut kepada wali kota. Karena memang suratnya ditujukan kepada wali kota,” jelasnya.

Budiono menambahkan, bahwa sesuai ketentuan pengisian jabatan kepala daerah yang berhalangan tetap merupakan kesepakatan dari partai koalisi yang didasarkan melalui surat DPP. Dan saat ini, baru beberapa partai koalisi yang menyerahkan diantaranya PDIP, Gerindra, dan Demokrat. (drh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *