Anak Korban Terorisme Dapat Perlindungan dari DP3A Kukar

Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya melindungi anak-anak yang menjadi korban jaringan terorisme dan stigma masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Saipul Anwar, jabatan fungsional kemasyarakatan DP3A Kukar, Jumat (8/12/2023).

Menurut Saipul, DP3A Kukar bekerja sama dengan Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat dan Politik (Kesbanglinmaspol) untuk menangani kasus-kasus yang melibatkan anak-anak sebagai korban terorisme dan stigma.

“Contohnya adalah kelompok Gafatar di Samboja kemarin, banyak terdapat anak-anak disitu, nah ini yang kita lindungi,” ungkap Saipul.

Saipul menjelaskan, cara melindungi anak-anak korban terorisme dan stigma adalah dengan memulihkan kembali mental dan fisiknya melalui psikolog, Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Terpadu Anak (UPT PTA), dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

“Jadi kita datangi kesana, bagaimana ini supaya dia pulih normal kembali seperti anak sewajarnya,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya upaya perlindungan ini, anak-anak korban terorisme dan stigma dapat kembali beradaptasi dengan lingkungan sosialnya dan memiliki masa depan yang lebih baik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendiskriminasi atau menstigmatisasi anak-anak yang mengalami trauma akibat terorisme.

“Anak-anak adalah aset bangsa, kita harus melindungi dan mendukung mereka agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” pungkasnya. (ADV/DP3A Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *