Dinsos Ungkap Pengemis Dan Manusia Gerobak Mulai Berkurang

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di bulan ramadhan biasanya manusia gerobak maupun pengemis mulai marak ditemui di beberapa ruas jalan di Kota Balikpapan.

Manusia gerobak istilah yang dipakai untuk warga tak mampu yang menggunakan gerobak untuk mencari nafkah sekaligus tempat tidur bersama keluarganya di pinggir jalan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan mengatakan, bahwa bulan ramadhan tahun ini pengemis dan manusia gerobak sudah mulai berkurang, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi memang perlu kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam menanggulangi pengemis dan manusia gerobak yang muncul saat bulan puasa,” kata Edy ketika diwawancarai wartawan di Balai Kota, Kamis (14/3/2024).

Ia menjelaskan, pihaknya akan mencari tahu bahwa manusia gerobak dan pengemis ini merupakan warga Balikpapan atau warga luar daerah. Bisa juga ada koordinatornya.

“Jika mereka tertangkap maka pihaknya akan melakukan assesmen, jika dia warga luar daerah, kita akan lakukan penampungan di Dinsos,” terangnya.

Dia mengaku, selama ini sudah banyak pengemis yang kita pulangkan ke kota masing-masing. Sehingga tidak menetap di Balikpapan, jika mereka menetap bisa menambah permasalahan sosial di Balikpapan.

“Jadi perlu sinergi antara OPD terkait untuk melakukan penertiban kepada pengemis dan manusia gerobak, sehingga permasalahan sosial bisa berkurang di Balikpapan bisa berkurang,” pungkasnya. (Djo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *