Home Kaltim Ini Upaya PT PLN UIP KLT Terangi Masyarakat dan Industri di Kutai Timur

Ini Upaya PT PLN UIP KLT Terangi Masyarakat dan Industri di Kutai Timur

SHARE
Ini Upaya PT PLN UIP KLT Terangi Masyarakat dan Industri di Kutai Timur

lintaskaltim.com, KUTIM - Bukti nyata dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan industri telah dibuktikan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur dengan diselesaikannya beberapa proyek strategis di Kalimantan Selatan, yaitu Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Batulicin – Tarjun dan juga Selaru – Sebuku. 

Selanjutnya, upaya untuk memberikan terang bagi masyarakat dan industri tengah dilaksanakan pada di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur berupa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Gardu Induk (GI) 150 kV Maloy 30 MVA, SUTT 150kV Sangatta – Maloy dan Maloy – Kobexindo.

Manager Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), Anjar Sucahya menjelaskan bahwa saat ini UPP KLT 3 sebagai Direksi Pekerjaan tengah melaksanakan beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, sebanyak 3 proyek di Kabupaten Kutai Timur yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan keandalan sistem untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga perkembangan industri di wilayah tersebut.

“Dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur hingga menyebabkan peningkatan iklim industri disini, kami tengah menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan guna menunjang keandalan sistem kelistrikan nantinya. Salah satunya melalui pembangunan GI 150kV Maloy yang berada di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Kaliorang dengan luas lahan sebesar 32.677 m2,” tambah Anjar.

Apabila GI 150kV Maloy 30 MVA telah selesai pembangunanya, nantinya akan mengakomodir kebutuhan masyarakat dan juga industri di Kabupaten Kutai Timur ini akan terhubung melalui jaringan transmisi SUTT 150kV Sangatta – Maloy dan juga Maloy – Kobexindo.

“Progres pembangunannya sendiri saat ini tengah dalam tahap konstruksi dengan persentase 70,06% dan akan terus dikawal penyelesaiannya agar dapat dioperasikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan,” ucap Anjar.

Dukungan dari stakeholders terus mengalir selama masa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Kutai Timur. Dimana dengan adanya pembangunan ini sistem interkoneksi di Kalimantan lebih merata dan juga andal hingga ke ujung Provinsi Kalimantan Timur, dan juga peningkatan ekonomi masyarakat dan juga pendapatan daerah juga semakin meningkat dengan tumbuhnya iklim investasi di Kabupaten Kutai Timur.

Anjar juga menyampaikan bahwa dengan adanya pembangunan GI dan juga SUTT yang dilaksanakan oleh UIP KLT ini mendukung upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan Kabupaten Kutai Timur, melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal untuk para industri yang membutuhkan energi listrik dengan daya besar seperti PT. Kobexindo dan juga KEK Maloy.

“Penyelesaian pekerjaan tahap demi tahap terus kami upayakan melalui kolaborasi yang baik dengan penyedia jasa dan juga stakeholders seperti Pemerintah Setempat dan juga Forkopimda lainnya,” tutup Anjar. (*)