Home Balikpapan Kegiatan Masyarakat Tetap Diizinkan, Dengan Relaksasi Sesuai PPKM Level 1

Kegiatan Masyarakat Tetap Diizinkan, Dengan Relaksasi Sesuai PPKM Level 1

SHARE
Kegiatan Masyarakat Tetap Diizinkan, Dengan Relaksasi Sesuai PPKM Level 1

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Pekembangan covid-19 akhir-akhir ini mengalami kenaikan di beberapa daerah di Kaltim, tidak terkecuali untuk wilayah kota Balikpapan. Bahkan berdasarkan infografis dari Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, mulai 10 Juli 2022 Balikpapan masuk kategori zona merah.

Meski dikatakan zona merah, pihaknya tidak berkecil hati karena berdasarkan zonasi resiko secara nasional, Balikpapan masih dalam zona kuning dan dalam pelaksanaan PPKM level 1. Dalam memberikan regulasi terkait zonasi, pihaknya tetap memberikan izin kegiatan masyarakat dengan relaksasi sesuai PPKM level 1.

"Karena sampai dengan saat in,i Imendagri nomor 34 tahun 2022 tentang PPKM itu masih berlaku, mulai 5 Juli sampai 1 Agustus 2022," ucap Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli didepan awak media, Selasa (12/7/2022).

Lanjutnya, penerapan itu masih tetap dilakukan, sehingga seluruh kegiatan masyarakat yang mengumpulkan masa besar tetap diberikan izinnya, sesuai dengan yang berjalan selama ini.

Dan ketentuan level 1 itu adalah kegiatan bisa dilaksanakan dengan kapasitas penggunaan ruangan sampai dengan 100 persen, kemudian secara umum bisa dilaksanakan sampai pukul 22.00 Wita,

"Kecuali bagi cafe-cafe yang hanya beroperasi di malam hari atau buka dari pukul 18.00 Wita, itu bisa diizinkan sampai dengan dini hari pukul 02.00 Wita," jelasnya.

Namun untuk selebihnya akan mengikuti perkembangan. Karena Balikpapan sudah beberapa kali dialami mengenai perbedaan kriteria zonasi dari provinsi, nasional maupun pemberlakuan PPKM daerah.

Menurutnya, penetapan zonasi merah ini sebagai bentuk kewaspadaan. Meski kegiatan tetap berjalan, ia diminta masyarakat untuk waspada dan betul-betul menerapkan prokes.

"Tadi juga sudah disampaikan Dinas Kesehatan minimal memakai masker. Jadi saya pikir masyarakat saat ini tidak perlu lagi membedakan mana luar ruangan mana yang dalam ruangan, gunakan saja maskernya saat beraktivitas ketemu dengan masyarakat lainnya," ungkapnya. (msa)