Home Balikpapan Streaming Piala Dunia 2022 Lancar dengan Paket Khusus IM3 dan Tri

Streaming Piala Dunia 2022 Lancar dengan Paket Khusus IM3 dan Tri

SHARE
Streaming Piala Dunia 2022 Lancar dengan Paket Khusus IM3 dan Tri

lintaskaltim.com, BALIKPAPAN - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Hadirkan Paket Spesial Piala Dunia 2022 yang dihelat di Qatar. 

Paket kuota internet itu dikhususkan bagi pecinta sepak bola tanah air agar bisa mengakses pertandingan gelaran bergengsi itu langsung dari smartphone, kapan saja dan di mana saja. 

Pengenalan produk IM3 dan Kartu Tri itu dibahas dalam Media Update yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) di Scako Balikpapan, Rabu (23/11). 

Saat itu, jajaran dari IOH hadir untuk memberikan gambarannya, antara lain VP Head Of External Communication IOH Eni Nur Ifati, SVP Head Of Region Kalisumapa IOH Prio Sasongko, AVP Head Of Sales Kalimantan IOH Rifky, AVP BSM Head Of Sales Balikpapan Ali Ariefyan Noor dan AVP Head Of Branch Sales Balikpapan Yasser Arafat. 

Dikabarkan bahwa IOH bekerjasama dengan aplikasi streaming resmi FIFA Wolrd Cup 2022 yakni Vidio yang merupakan official broadcaster untuk perhelatan akbar tersebut. 

"Kami menyambut baik kolaborasi bersama Vidio untuk menghadirkan sepak bola kelas dunia ke Indonesia. Dengan paket yang kami luncurkan, Pelanggan dapat menikmati tayangan sepak bola bola di mana pun dan kapan pun," ujarnya. 

Adapun paket yang ditawarkan bervariatif antara lain, yakni Freedom Internet mulai dari 3GB seharga Rp 49 ribu, Freedom Internet 50GB seharga Rp110.000 serta paket Freedom Internet 100GB dengan harga Rp137.500 yang berlaku hingga 31 Desember 2022. Selain itu ada paket spesial 3GB juga yang diperuntukkan pengguna Kartu Tri. 

"Dengan paket ini maka pelanggan bisa mengakses Vidio dan menyaksikan 64 pertandingan Piala Dunia, termasuk 8 pertandingan ekslusif dengan lancar," ungkapnya, dihadpan para awak media Balikpapan dan Samarinda yang hadir sat itu. 

Dalam kesempatan itu, Prio juga mengatakan bahwa IOH berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada para penggunanya. 

Antara lain dengan membangun lebih banyak Base Transceiver Station (BTS) agar dapat menjangkau daerah pelosok di Kalimantan Timur. 

Hal ini juga disebutnya sejalan dengan komitmen dan dukungan bagi perkembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). 

"Jadi kita sudah mulai mengembangkan agar jaringan sampai ke pedalaman, per kecamatan. Jadi bukan di kota lagi," katanya. 

Menurutnya, IOH merupakan operator yang telah berpengalaman. perusahaan telekomunikasi yang genap berusia 55 tahun disebutnya akan terus berupaya memberikan pelayann yang lebih baik ke depannya. 

"Dengan menggapai pelanggan di daerah pedalaman, maka kami sebenarnya berupaya berkontribusi untuk menginternetkan semua masyarakat," imbuhnya. (ryn)