Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Seusai memastikan diri sebagai Juara Umum POPDA XVII Kalimantan Timur 2025 di Penajam Paser Utara (PPU), Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) langsung menatap target baru. Salah satunya adalah peningkatan infrastruktur olahraga, khususnya bagi cabang-cabang yang terbukti mendulang medali.
Kepala Disporapar Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma, menegaskan bahwa kemenangan Balikpapan tidak hanya menjadi capaian, tetapi juga menjadi dasar untuk membangun fondasi olahraga yang lebih kuat ke depan.
“Target kami dari sisi prasarana sangat jelas. Cabor-cabor yang menunjukkan prestasi seperti renang, basket, dan panahan harus diperjuangkan fasilitas latihannya. Renang misalnya, kami belum memiliki kolam renang sendiri. Jika atlet bisa membuktikan prestasinya, kami pun akan mengupayakan pembangunan itu,” ungkapnya pada Jumat (28/11/2025).
Menurut Ratih, keberhasilan Balikpapan di POPDA XVII merupakan bukti bahwa atlet-atlet muda kota ini memiliki potensi besar jika ditopang dengan pembinaan yang konsisten dan fasilitas yang memadai. Karena itu, Disporapar menyiapkan langkah lanjutan agar prestasi ini tidak berhenti pada satu event semata, melainkan berkembang menjadi budaya olahraga berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan prestasi olahraga bagi para atlet pelajar.
“Harapan saya, seluruh pelajar tetap menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik. Mereka ini masih usia dini dan memiliki waktu panjang untuk mengembangkan diri, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Ratih menilai atlet-atlet muda yang tampil di POPDA adalah bagian dari “aset bangsa” yang harus dijaga dan diarahkan. Ia optimistis, dengan dukungan fasilitas yang lebih baik serta pembinaan yang terarah, Balikpapan dapat melahirkan semakin banyak talenta yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan rencana pembangunan infrastruktur dan komitmen pembinaan jangka panjang, Disporapar Balikpapan berharap prestasi di POPDA bukan sekadar puncak, melainkan langkah awal menuju generasi emas olahraga Kota Balikpapan. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)






