Lintaskaltim.com, SAMARINDA – Grand Final Pemilihan Duta Olahraga Provinsi Kalimantan Timur 2025, Jumat (28/11/2025) di Hotel Aston Samarinda, menegaskan bahwa anak muda Kaltim tak hanya bicara pencitraan. Mereka mengusung misi jelas: menggerakkan budaya olahraga, hidup sehat, dan membangun ekosistem prestasi sejak usia pelajar.
Dua nama dari Balikpapan mencuri perhatian juri dan penonton lewat visi yang matang dan rekam jejak yang kuat di dunia pembinaan atlet muda.
M. Raihan keluar sebagai Duta Olahraga Kaltim 2025 kategori putra. Di panggung final, ia menuturkan komitmennya untuk turun langsung mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar dan komunitas olahraga akar rumput. Ia ingin membuat olahraga jadi kebiasaan harian, bukan sekadar kegiatan musiman.
Tak kalah gemilang, Denis Rosa Pustikasari tampil percaya diri dan meraih peringkat ketiga kategori putri. Ia menonjol lewat cara komunikasinya yang lugas dan kampanye kreatif yang menyasar anak muda di kolam renang, lapangan basket, hingga ruang digital. Denis percaya, promosi olahraga harus adaptif dan relevan dengan gaya interaksi Gen Z.
Keduanya memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu lumbung talenta olahraga dan duta muda di tingkat provinsi. Selain kiprah mereka, pemerintah kota juga memiliki catatan panjang pembinaan atlet pelajar lewat ajang POPDA dan kompetisi antar-klub, yang menjadi ekosistem awal lahirnya figur-figur seperti Raihan dan Denis.
Pemerintah Kota Pasang Standar Tinggi pada Pembinaan Pemuda
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan dr. Ratih Kusuma menilai keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari pola pembinaan berjenjang yang kuat di tingkat sekolah dan komunitas.
Ratih mengapresiasi dua wakilnya bukan hanya sebagai juara pemilihan duta, tetapi sebagai bukti bahwa pemuda Balikpapan punya daya saing dan kontribusi nyata bagi olahraga Kaltim.
“Selamat untuk Raihan dan Denis. Mereka menunjukkan bahwa pemuda Balikpapan bisa bersaing, punya suara, dan siap jadi penggerak. Saya berharap mereka terus memberi pengaruh positif dan jadi inspirasi bagi adik-adiknya,” ujar Ratih, Sabtu (29/11/2025).
Ratih memastikan Disporapar akan terus memprioritaskan pembinaan pemuda berbakat. Dukungan itu tidak berhenti pada seremoni gelar duta, tetapi berlanjut pada akses pembinaan, panggung kompetisi, dan ruang ekspresi kreatif pemuda di bidang olahraga.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas ruang, sekolah, klub olahraga, fasilitas kesehatan, hingga sektor digital, agar promosi olahraga bisa menyasar generasi muda secara cepat dan berdampak.
“Balikpapan punya talenta di kolam, di lapangan, dan di ruang-ruang kecil tempat anak muda memulai. Tugas kami bukan hanya memberi wadah, tapi juga memastikan mereka terus tumbuh,” tegasnya. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)






