Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), yang dikenal sebagai PDAM, mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum demi kelancaran distribusi air bersih di kota. Ajakan ini kembali disampaikan setelah insiden pencurian dan perusakan kabel booster di kawasan Gunung Rambutan yang mengganggu pelayanan air bersih.
Adelina, Staf Ahli Humas PTMB, menekankan bahwa kerja sama antara PTMB dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga kualitas pelayanan. “Kami memahami tantangan yang ada, termasuk keterbatasan pasokan air. Namun, tanpa partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga fasilitas bersama, usaha kami tidak akan maksimal,” ujarnya pada Senin (2/12/2024).
Insiden terbaru di Gunung Rambutan, menurut Adelina, menyebabkan booster di wilayah tersebut tidak dapat berfungsi sementara waktu. Akibatnya, distribusi air bersih ke beberapa area terganggu.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami sedang bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan, dan kami berharap semuanya dapat kembali normal dalam waktu 1×24 jam,” jelasnya.
Adelina juga mengingatkan bahwa menjaga infrastruktur air bersih adalah tanggung jawab bersama. Tindakan seperti pencurian dan perusakan fasilitas tidak hanya merugikan PDAM tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat yang sangat membutuhkan akses air bersih.
“Kami berharap warga lebih peduli terhadap fasilitas ini, karena manfaatnya untuk kita semua. Dengan menjaga fasilitas bersama, kita bisa memastikan kelancaran distribusi air bersih ke seluruh wilayah,” tambahnya.
PTMB berharap pesan ini dapat membangun kesadaran kolektif di masyarakat Balikpapan untuk melindungi infrastruktur publik. Bersama-sama, warga dan PDAM dapat menciptakan sistem distribusi air yang lebih baik dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan seluruh kota. (*)







