DPRD Kabupaten Sinjai Kunjungi DPRD Balikpapan Bahas Strategi Regulasi dan Pengelolaan Anggaran

banner 728x250

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja (kunker) dari DPRD Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8/2025). Pertemuan ini membahas strategi regulasi, pengelolaan, dan optimalisasi pendapatan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan anggota DPRD Kabupaten Sinjai ke DPRD Kota Balikpapan.

“Kita berterima kasih banyak karena telah dikunjungi DPRD Kabupaten Sinjai. Mereka berbagi pengalaman terkait pembahasan anggaran di DPRD Sinjai. Kami juga bisa saling sharing, intinya kami senang menerima kunjungan ini,” ujar Yusri

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menjelaskan pihaknya ingin mempelajari strategi Balikpapan dalam regulasi dan mengeksekusi anggaran, terutama di sektor pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, Kabupaten Sinjai memiliki PAD sekitar Rp100 miliar per tahun dengan total APBD sekitar Rp1 triliun, sehingga masih sangat bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat.

“Di Sinjai, sekitar 75 persen APBD terserap untuk belanja pegawai, sementara untuk infrastruktur hanya sekitar 30 persen. Kami ingin belajar bagaimana mengalokasikan anggaran agar pembangunan bisa maksimal dan PAD bisa meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingkat kemandirian ekonomi daerahnya baru sekitar 10 persen. Sektor pertanian menjadi salah satu penyumbang PAD, selain pariwisata yang kini mulai dikembangkan, seperti pengelolaan obyek wisata Tongke-Tongke yang berasal dari program CSR Bank Indonesia dan kini dikelola Pemkab Sinjai.

Namun, Andi mengakui sektor kelautan di Sinjai masih sulit bersaing dengan daerah lain seperti Bulukumba yang memiliki potensi alam lebih besar. Saat ini, sektor perikanan di Sinjai masih terbatas pada pelelangan ikan.

Pertemuan tersebut dihadiri pula oleh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sinjai, yang berdiskusi mengenai strategi mencapai target PAD dan peningkatan efektivitas pengelolaan anggaran daerah. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *