LintasKaltim.com, BALIKPAPAN — Upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengangkat potensi wisata kembali diperkuat melalui inovasi terbaru dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) yang bertajuk Pesona Balikpapan 2025. Invoasi ini menghadirkan atraksi seni dan budaya secara rutin di destinasi wisata, sebagai langkah strategis meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Pantai Manggar menjadi lokasi perdana pelaksanaan Pesona Balikpapan 2025. Pada gelaran sore tadi, Minggu (16/11/2025), para wisatawan dibuat takjub dengan penampilan memukau Sanggar Seni Tari Parahyangan yang menampilkan ragam tari tradisional penuh energi dan warna. Atraksi tersebut langsung menyedot perhatian para pengunjung yang memadati kawasan pantai.
Kepala Disporapar Balikpapan, C.I Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa Pesona Balikpapan 2025 merupakan inovasi baru dalam menghidupkan destinasi wisata dengan menggandeng berbagai sanggar seni yang ada di kota ini.
“Salah satu inovasi yang kita buat untuk memberikan atraksi di destinasi wisata. Tujuannya untuk meningkatkan wisatawan. Jadi wisatawan yang datang ke Pantai Manggar ini bisa melihat atraksi seni budaya,” jelas Ratih.
Inovasi ini dirancang untuk hadir secara rutin setiap bulan, dengan jadwal penampilan yang melibatkan berbagai sanggar seni di Balikpapan. Atraksi yang dihadirkan bukan hanya bersifat menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukasi budaya bagi masyarakat dan wisatawan luar daerah.
Ratih menambahkan bahwa meski saat ini Pesona Balikpapan 2025 baru terlaksana di Pantai Manggar, rencananya inovasi ini akan diperluas ke destinasi wisata lainnya di kota ini.
“Sementara kita di Pantai Manggar. Nanti ketika ada event-event akan kita buat juga, misalnya di Taman Bekapai atau destinasi wisata lainnya. Misalnya ada event masyarakat apa, nanti kita bisa tarik ke destinasi wisata dan kita tampilkan atraksi di sana,” ujarnya.

Dengan menghadirkan atraksi seni budaya secara konsisten, Disporapar berharap destinasi wisata tidak hanya menjadi tempat menikmati panorama alam, tetapi juga ruang ekspresi budaya yang mampu memperkaya pengalaman wisatawan.
Pelaku seni, UMKM, hingga komunitas lokal juga diproyeksikan akan merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas wisata di berbagai lokasi.
Lewat Pesona Balikpapan 2025, wajah pariwisata kota minyak ini diharapkan semakin hidup, kreatif, dan mampu bersaing dengan destinasi-destinasi lain di Indonesia. Balikpapan tidak hanya menawarkan keindahan alamnya, tetapi juga memperkuat identitas budaya melalui penampilan yang terus digelorakan dari panggung ke panggung. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)













