Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan semakin memantapkan langkahnya menjadikan Kota Beriman sebagai salah satu pusat kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) terdepan di Indonesia. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), Pemkot tidak hanya mendukung secara konseptual, tetapi bekerja progresif melalui penguatan infrastruktur dan perluasan aksesibilitas berstandar internasional.
Kepala Disparpora Balikpapan, CI Ratih Kusuma, menegaskan bahwa Wali Kota Balikpapan terus mendorong transformasi kota agar mampu menjadi rumah bagi pertemuan, konferensi, hingga pameran skala nasional maupun global.
“Komitmen ini diwujudkan dengan penguatan infrastruktur fisik dan peningkatan akses menuju Balikpapan. Kami ingin memastikan peserta MICE dari dalam dan luar negeri dapat menjangkau kota ini dengan mudah, aman, dan nyaman,” ujar Ratih pada Jumat (28/11/2025).
Dalam upaya memperkokoh aksesibilitas global, Disparpora telah menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai maskapai penerbangan. Hasilnya, sejak 2023, direct flight Malaysia–Balikpapan melalui Malaysia Airlines dan AirAsia resmi beroperasi. Langkah tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembukaan rute langsung Balikpapan–Singapura, memperluas arus wisatawan dan peserta event ke kota ini.
Terbaru, pada Februari 2025, pemerintah kembali meluncurkan rute langsung Brunei–Balikpapan, menjadikan Balikpapan sebagai salah satu dari sedikit kota di Indonesia yang terhubung ke tiga negara ASEAN sekaligus melalui direct flight.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi kami dengan maskapai untuk memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota MICE. Selain rute internasional, penerbangan domestik juga terus ditambah baik dari dan ke Balikpapan,” jelasnya.
Pemkot menempatkan koneksi udara sebagai strategi prioritas, untuk mendukung pergerakan peserta MICE, pariwisata bisnis, investasi kreatif, dan multiplier ekonomi daerah.
Tidak hanya memperkuat akses, Disparpora juga menyiapkan ekosistem MICE yang kolaboratif dan berjangkauan luas lewat strategi Pentahelix. Pemerintah menggandeng dinas pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia, pelaku industri MICE, komunitas, sektor swasta, hingga akademisi untuk memperkaya model promosi dan membangun jaringan event yang lebih kuat di tingkat nasional.
“Kami terus membangun sinergi, termasuk dengan maskapai dan dinas pariwisata se-Indonesia. Tujuannya memastikan promosi Balikpapan terintegrasi dan semakin berkelas,” ujar Ratih.
Sinergi ini turut menghadirkan ruang promosi baru bagi UMKM, ekonomi kreatif, sektor budaya, hingga olahraga masyarakat, yang semua terhubung dalam satu orkestrasi branding kota: ramah, inovatif, siap menyelenggarakan event besar, dan berdaya ekonomi tinggi.
Dengan percepatan infrastruktur, pembukaan rute udara internasional, dan sinergi pentahelix, Pemkot Balikpapan kini optimistis mampu menjadikan kota ini sebagai destinasi MICE unggulan yang tidak hanya mengundang kunjungan, tetapi juga menggerakkan perputaran ekonomi daerah, mulai dari perhotelan, transportasi lokal, kuliner, venue event, hingga produk kreatif warga.
Sebagai kota penyangga terdepan IKN, Balikpapan diproyeksikan bukan hanya menjadi simpul transit, tetapi pusat pertumbuhan event dan kolaborasi nasional dengan karakter kota yang tetap bersahabat, beriman, dan inspiratif. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)






