Tutup 2025 dengan Kinerja Positif, PT KKT Fokus Evaluasi dan Penguatan Layanan Menuju 2026

banner 728x250

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menutup tahun 2025 dengan capaian kinerja operasional yang positif. Hasil tersebut tidak hanya menjadi catatan akhir tahun, tetapi juga dijadikan dasar evaluasi dan perumusan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan logistik pada 2026.

Sepanjang 2025, PT KKT mencatat arus bongkar muat petikemas mencapai sekitar 198.596 TEUs hingga 29 Desember 2025. Aktivitas tersebut sejalan dengan intensitas kunjungan kapal petikemas yang diperkirakan mencapai 537 call sepanjang tahun. Capaian ini menunjukkan kesinambungan layanan yang terjaga di tengah dinamika distribusi dan kebutuhan pengguna jasa.

Dari sisi kinerja operasional, produktivitas bongkar muat tercatat dengan BCH ET sebesar 28,08 box per jam dan BSH ET sebesar 32,61 box per jam. Sementara itu, rasio efektivitas waktu sandar kapal atau ET per BT mencapai 72,58 persen. Angka tersebut mencerminkan upaya optimalisasi waktu operasional dan pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara efisien.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses operasional yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun. Menurutnya, evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pelayanan pelabuhan.

“Setiap tahapan operasional kami evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar layanan. Konsistensi sepanjang 2025 menjadi bekal penting dalam menyiapkan langkah perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan,” ujar Enriany Muis, Senin (29/12/2025).

Dia menyampaikan, bahwa penguatan sistem operasional, optimalisasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dipersiapkan untuk menghadapi tantangan logistik dan pertumbuhan arus barang pada tahun berikutnya.

Menjelang 2026, PT KKT memandang capaian 2025 sebagai fondasi dalam memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul logistik regional. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran arus barang dan mendorong pertumbuhan aktivitas perdagangan, khususnya di kawasan timur Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *