Jalan Syarifuddin Yoe Ditargetkan Kembali Dibuka Penuh 24 Agustus

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Akses Jalan Syarifuddin Yoe, Balikpapan Selatan, yang sempat terdampak longsor dan amblas, ditargetkan kembali dibuka secara penuh untuk masyarakat pada 24 Agustus 2026.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengatakan pembukaan kembali akses jalan tersebut menjadi tanda bahwa penanganan ruas jalan yang mengalami kerusakan sejak pertengahan Mei 2026 telah memasuki tahap akhir.

“Target pembukaan jalan direncanakan sudah dapat dilalui dan dibuka untuk umum dalam minggu ini,” kata Yusri, Senin (17/8/2026).

Dia menjelaskan, progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan yang masih tersisa terutama proses pengaspalan sebelum jalan dapat digunakan kembali secara penuh.

Menurut Yusri, selama proses penanganan berlangsung, tidak terdapat kendala berarti. Kontraktor juga dinilai telah menjalankan kewajibannya sesuai target waktu pengerjaan selama tiga bulan.

Dengan kondisi tersebut, Komisi III DPRD Kota Balikpapan menilai tidak perlu melakukan peninjauan khusus terhadap proyek tersebut. Pengawasan dan penyelesaian pekerjaan selanjutnya menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan bersama instansi terkait.

“Tidak perlu dilakukan peninjauan khusus karena proyek dinilai sudah selesai dan merupakan kewenangan PUPR, Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, serta instansi terkait,” ujarnya.

Meski akses jalan segera dibuka, Yusri mengingatkan agar aspek keselamatan tetap menjadi perhatian. Ia meminta kelengkapan rambu-rambu lalu lintas, tanda peringatan, serta larangan dipastikan tersedia di sepanjang ruas jalan.

Menurutnya, keberadaan rambu tersebut penting untuk memberikan informasi kepada pengendara sekaligus mencegah potensi kecelakaan setelah jalan kembali digunakan.
Terkait adanya laporan dari masyarakat

mengenai pelaksanaan pekerjaan, Yusri mengatakan informasi tersebut telah dianalisis dan dibandingkan dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, laporan yang disampaikan dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Pekerjaan secara keseluruhan terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *