Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Proses pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Balikpapan masih tertunda, terutama terkait dengan penyusunan komisi-komisi.
Sejumlah fraksi yang belum menyetorkan nama calon untuk mengisi sejumlah AKD kabarnya menjadi salah satu pemicu lambannya proses tersebut.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, sebelumnya menyatakan bahwa terdapat tiga fraksi yang belum menyerahkan susunan nama anggota untuk mengisi komisi. Hal ini memicu terhambatnya pembahasan AKD, meskipun pimpinan dewan telah dua kali bersurat. Ketiga fraksi tersebut adalah PKB, Gerindra, dan PDI Perjuangan.
Ketua Fraksi PKB, Halili Adinegara, mengonfirmasi bahwa fraksinya hingga saat ini masih dalam proses konsolidasi internal untuk menentukan nama yang akan mengisi komisi dan posisi lain di AKD.
“Fraksi PKB sampai saat ini masih mengatur untuk mengisi komisi maupun badan yang lainnya,” ungkap Halili, Rabu (23/10/2024).
Isu yang beredar menyebutkan bahwa setelah pengukuhan anggota DPRD, pimpinan dewan sempat menggelar rapat bersama enam ketua fraksi untuk membahas AKD. Namun, rapat tersebut berujung deadlock.
Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Taufiq Qul Rahman, mengatakan bahwa keputusan deadlock semula adalah usulan dari Fraksi Golkar.
“Karena tidak ketemu titik terang pengaturan AKD dengan sistem pemeratan,” tambah Taufiq.
Ia menilai bahwa pimpinan dewan perlu segera mempertemukan seluruh ketua fraksi untuk melanjutkan pembahasan, alih-alih hanya meminta ketiga fraksi untuk menyerahkan susunan nama. Pasalnya, proses penyusunan juga perlu melalui kesepakatan bersama seluruh fraksi.
“Ketua fraksi sampai sekarang juga masih bingung mau menempatkan anggotanya di mana, karena menyesuaikan dengan teman-teman fraksi lain,” jelasnya.
Molornya pembentukan AKD ini, menurut Taufik, akan menghambat kinerja DPRD, terutama dalam menjalankan tugas penganggaran, pengawasan, dan legislasi. Karena masing-masing anggota tidak mengetahui secara pasti bidang-bidang kerjanya.
“Semua pimpinan harus berkumpul kembali. Baru sekali kami diundang, sampai detik ini tidak ada lagi pertemuan ketua fraksi,” seru Taufiq. (yor/ADV/DPRD Balikpapan)







