Lintaskaltim.com, BERAU — Anggota DPRD Berau, Sakirman, mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur.
Langkah ini dinilai sangat krusial guna mendukung masuknya investasi ke wilayah Bumi Batiwakkal secara luas.
Ketersediaan sarana yang memadai menjadi kunci utama dalam menarik minat para calon investor potensial.
Pembangunan ini diharapkan menyasar berbagai sektor unggulan seperti perkebunan, pertanian, hingga pariwisata daerah.
Tanpa dukungan akses jalan yang baik, potensi besar milik Berau akan sulit berkembang secara optimal di masa depan.
Jaringan distribusi yang lancar juga menjadi pertimbangan penting bagi keberlangsungan bisnis para pemodal.
“Pemerataan infrastruktur harus menjadi prioritas. Ini penting agar seluruh wilayah memiliki daya tarik investasi yang sama,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Selain masalah fisik, Sakirman juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas serta stabilitas keamanan di daerah.
Ia menilai kepastian hukum menjadi faktor krusial yang dipertimbangkan investor sebelum menanamkan modalnya.
Keamanan wilayah yang terjaga akan memberikan rasa tenang bagi para pelaku usaha untuk beroperasi.
Stabilitas daerah mencerminkan kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menyambut kemajuan ekonomi di tingkat lokal.
Kerja sama antara aparat keamanan dan warga sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Investor tentu melihat bagaimana kondisi daerah, apakah aman dan mendukung atau tidak. Maka kondusifitas harus terus dijaga,” tambahnya.
Sakirman merasa optimistis Berau memiliki peluang besar menjadi daerah tujuan investasi baru di Kalimantan Timur.
Namun, syarat utamanya adalah pembenahan infrastruktur harus terus dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah.
Iklim investasi yang kondusif juga harus tetap dipertahankan demi menjaga kepercayaan para pemilik modal.
Sektor-sektor unggulan di Berau dinilai memiliki prospek jangka panjang yang sangat menjanjikan bagi ekonomi lokal.
Pertumbuhan ekonomi yang merata diyakini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan di seluruh kecamatan.
“Terutama di sektor unggulan seperti perkebunan, pertanian, hingga pariwisata yang dinilai memiliki prospek jangka panjang,” pungkasnya. (ADV/DPRD BERAU)







