Dewan Imbau Guru di Balikpapan Hindari Penggunaan Medsos Untuk Kepentingan Pribadi

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan waktu belajar di sekolah. Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai panutan dalam memanfaatkan waktu secara produktif, terutama di tengah tren penggunaan media sosial yang kerap dilakukan selama jam belajar.

“Bapak Ibu Guru sebagai pemimpin di sekolah harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk pendidikan, bukan untuk hal-hal yang bersifat pribadi,” ujar Gasali.

Gasali meminta agar aktivitas media sosial yang tidak berkaitan dengan pendidikan dapat dihindari selama jam belajar. Menurutnya, waktu di sekolah harus digunakan untuk kegiatan yang mendukung pembelajaran dan pengembangan siswa.

“Gunakanlah waktu di jam belajar untuk hal-hal yang positif. Jangan gunakan media sosial untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Gasali juga mengingatkan bahwa perilaku yang tidak relevan dengan tugas sebagai pendidik dapat menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat.

“Kalau ada aktivitas yang tidak mendukung pendidikan, publik pasti menilai negatif. Ini yang berpotensi dianggap sebagai kemunduran dalam dunia pendidikan,” jelasnya pada Sabtu (1/3/2025).

Ia menegaskan, walaupun beberapa orang menganggap aktivitas di media sosial sebagai bentuk hobi, penggunaannya harus bijak, terutama di lingkungan sekolah.

Menurut Gasali, media sosial memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai sarana mendukung pendidikan. Ia berharap para guru dapat memanfaatkannya untuk menyebarkan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi siswa.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan yang bisa meningkatkan taraf pendidikan kita,” tambahnya.

Gasali optimistis bahwa dengan kedisiplinan dan komitmen dari para guru, tenaga pendidik, dan seluruh elemen pendidikan, Balikpapan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

“Dengan kerja sama yang baik, kita pasti bisa mencetak generasi yang lebih unggul dan berkualitas di masa depan,” pungkasnya.

Melalui pendekatan ini, Gasali berharap dunia pendidikan di Balikpapan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi generasi mendatang. (*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *