Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota yang terus bergerak, sekelompok pemuda berseragam cokelat tua tetap setia berkeliling, bukan untuk bermain atau sekadar berlatih baris-berbaris, melainkan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka adalah anggota Saka Bhayangkara Kota Balikpapan, organisasi kepemudaan yang baru saja dinobatkan sebagai Organisasi Kepemudaan Bidang Kepramukaan Terbaik 2025 versi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan.
Penghargaan ini bukan datang tiba-tiba. Selama setahun terakhir, para anggota Saka Bhayangkara aktif turun ke lapangan, membantu kepolisian dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di berbagai momen penting, mulai dari pengamanan kegiatan masyarakat hingga patroli malam.
“Yang pertama kami jelaskan dulu apa saja kegiatan kami dalam setahun terakhir. Pihak juri juga sempat datang langsung ke sekretariat kami di Polresta Balikpapan,” tutur Muhammad Fathir Abdullah (18), salah satu Dewan Saka Bhayangkara yang turut mempresentasikan program organisasi dalam ajang penilaian tersebut.
Fathir mengaku tak menyangka timnya bisa meraih juara pertama.
“Sebenarnya masih nggak percaya bisa juara, karena pesaingnya hebat-hebat. Ini juga pertama kalinya ada lomba kepemudaan di bidang kepramukaan,” ujarnya sambil tersenyum.
Saka Bhayangkara dikenal memiliki empat krida utama, yaitu krida lalu lintas, krida ketertiban masyarakat, krida bencana, dan krida pengamanan lingkungan. Keempat bidang ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan tangguh.
Menjelang akhir tahun, mereka tengah mempersiapkan program pengamanan Natal dan Tahun Baru, berkolaborasi dengan aparat kepolisian dan masyarakat.
“Kami ikut berpatroli keliling menjaga kondusifitas kota, supaya masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata Fathir.
Bagi Fathir, menjadi bagian dari Saka Bhayangkara bukan hanya soal disiplin dan loyalitas, tapi juga pembelajaran tentang empati dan tanggung jawab sosial. Ia berharap, lebih banyak anak muda yang tertarik bergabung dalam kegiatan positif seperti ini.
“Pesan saya untuk anak muda sekarang, kurangi aktivitas yang bisa merugikan negara, seperti balap liar atau tawuran. Lebih baik isi waktu dengan hal positif, belajar, atau ikut kegiatan sosial,” ujarnya menutup.
Dengan semangat dan keteladanan itu, Saka Bhayangkara Balikpapan bukan sekadar barisan pramuka, mereka adalah garda muda penjaga ketertiban, yang menyalakan semangat cinta kota dan bangsa dari jalanan hingga hati masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi Kadisporapar Balikpapan C.I Ratih Kusuma di Balai Kota saat peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Selasa (28/10/2025). (yad/ADV/DPOP Balikpapan)







