Disparpora Jadikan Watu Beach Lamaru Rumah Kedua Aktivitas Keluarga, Komunitas, dan Sport Tourism

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Watu Beach Lamaru tidak lagi butuh tagline “ayo berkunjung”, karena warga sudah menjadikannya jadwal rutin akhir pekan. Pantai di Kelurahan Lamaru ini terus tumbuh sebagai ruang bahari yang memadukan liburan keluarga, pertemuan komunitas, hingga agenda sport tourism.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma, menyebut Watu Beach sebagai contoh destinasi yang naik daun karena fasilitasnya menjawab kebutuhan publik, bukan sekadar menawarkan panorama.

“Ini destinasi bahari di Lamaru, dan orang-orang Balikpapan memang suka ke sini. Fasilitasnya lengkap, ada glamping, gazebo untuk pertemuan, outbond, sampai ruang outbound kreatif,” kata Ratih, Jumat (21/11/2025), usai menghadiri press conference Amanda Festival 2025 di Living Plaza Balikpapan.

Bagi Ratih, kelengkapan fasilitas menjadi investasi pengalaman pengunjung. Glamping dan gazebo bukan aksesoris, tapi pemicu orang untuk berkumpul lebih lama, bikin acara lebih banyak, dan datang berulang.

“Gazebo-nya enak buat pertemuan formal. Glamping-nya relevan buat anak muda dan keluarga. Outbond-nya jadi opsi bagi komunitas yang mau bikin aktivitas bareng. Itu yang bikin tempat ini ramai,” tambahnya.

Komi­tmen Wisata Bahari + Ruang Olahraga

Disparpora kini menyiapkan langkah lanjutan agar Watu Beach Lamaru tidak hanya jadi destinasi liburan, tapi juga pusat aktivitas olahraga rekreasi baru. Ratih mengonfirmasi rencana pengembangan sarana olahraga di kawasan tersebut, hasil dari diskusi intens dengan pihak pengelola.

“Kemarin kami diskusi soal penambahan sarana olahraga. Ini akan menambah pengalaman, terutama buat pengunjung yang mau liburan sambil berkegiatan aktif,” jelas Ratih.

Pernyataan itu selaras dengan tren sport tourism Balikpapan yang terus menggeser cara masyarakat menikmati destinasi: bukan sekadar jalan-jalan, tetapi jogging, outbound, fun sport activity, lalu mampir kuliner lokal.

Komunitas Sudah Membuka Jalan

Ratih menyebut langkah Pemkot mendorong Watu Beach bukan tanpa jejak awal. Kawasan ini sudah sering menjadi lokasi pertemuan besar, termasuk ajang Gathering MC Kaltim 2025 yang sukses digelar beberapa waktu lalu.

“Kami pernah adakan silaturahmi Gathering MC Kaltim 2025 di Watu Beach, dan itu berjalan sangat baik,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan event komunitas jadi tolok ukur penting. Kalau komunitas nyaman menggelar acara di sana, wisatawan umum otomatis ikut merasa nyaman, ditambah fasilitas glamping dan outbond yang memperluas segmentasi pengunjung.

Pemerataan Keramaian, Pemerataan Peluang

Yang membedakan dorongan Pemkot Balikpapan saat ini adalah arah strategisnya: memecah keramaian dari pusat kota, sambil menyebar peluang ekonomi di titik-titik destinasi baru. Watu Beach Lamaru masuk radar pemerataan itu bersama taman urban dan pantai lain yang telah lebih dulu populer.

“Kami tidak ingin aktivitas hanya menumpuk di wilayah kota. Balikpapan timur dan utara punya potensi besar. Lamaru salah satunya, dan Watu Beach Lamaru ini bisa jadi poros baru aktivitas warga,” jelasnya.

Bukan Sekadar Indah, Tapi Punya Cerita dan Kalender Aktivitas

Ratih menilai potensi Watu Beach Lamaru bisa lebih panjang usianya jika destinasi ini punya ritme kegiatan yang stabil dan terbranding kuat.

“Pantainya sudah cantik. Sekarang tantangannya membangun cerita dan kalender aktivitas. Kami mau ini jadi rekomendasi langsung bagi keluarga, komunitas, dan pengunjung yang mau berolahraga, bukan hanya tempat lewat,” ujarnya.

Pemerintah kota, kata Ratih, siap memperkuat pembinaan atraksi bahari, event keluarga, komunitas olah­raga, dan branding ekonomi kreatif kawasan, tapi dengan kolaborasi yang jelas antara dinas, pengelola, dan komunitas.

“Yang penting, warga bisa beraktivitas lama di sana dengan rasa nyaman dan aman. Kalau itu terpenuhi, Watu Beach bukan hanya ramah mata, tapi juga ramah cerita, ramah kegiatan, dan ramah buat kembali,” tutup Ratih. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *