Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Suasana hangat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Asy-Syifa ketika tim Puskesmas Karang Joang datang menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sebanyak 176 santri, mulai dari jenjang SMP, mengikuti pemeriksaan yang menjadi agenda rutin puskesmas setiap tahunnya.
Sejak pagi, para santri berbaris tertib menunggu giliran diperiksa. Mereka menjalani pemeriksaan fisik lengkap, mulai dari tekanan darah, mata, telinga, hingga kebersihan gigi dan mulut. Bagi sebagian santri, kegiatan ini menjadi pengalaman yang membuka wawasan tentang pentingnya memantau kesehatan secara berkala.
Dokter umum Puskesmas Karang Joang, dr. Emi Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan, tetapi juga pada pencegahan penyakit jangka panjang.
“Kami memberikan vaksin HPV kepada 29 siswi kelas 9 sebagai upaya mencegah kanker serviks sejak dini. Semakin cepat diberikan, semakin baik perlindungannya,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Selain vaksinasi, tim puskesmas juga memberikan edukasi kesehatan yang menjadi perhatian khusus di lingkungan pesantren, yaitu skabies. Penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau ini masih sering muncul dan mudah menyebar di area asrama yang dihuni banyak pelajar.
“Gejalanya bisa berupa gatal hebat, bintik berair, hingga koreng. Jika tidak ditangani, bisa menyebabkan infeksi bahkan demam,” jelas dr. Emi.
Ia menekankan pentingnya kebersihan sebagai langkah pencegahan paling efektif mulai dari rutin mencuci pakaian, mengganti sprei, hingga menjaga kebersihan kamar dan tidak berbagi barang pribadi seperti handuk atau selimut.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Karang Joang berharap para santri tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga pemahaman untuk merawat diri dan lingkungan tempat tinggal mereka.
Edukasi sederhana tentang kebersihan, kata dr. Emi, dapat memberi dampak besar bagi kesehatan anak-anak di usia remaja.
Dengan senyum ceria, para santri menutup kegiatan hari itu dengan rasa lega dan penuh pengetahuan baru, sebuah langkah kecil namun penting dalam membangun generasi yang lebih sehat. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)








