Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Toraja memanfaatkan kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan untuk mempelajari inovasi dan strategi efektif dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kunjungan ini dipimpin Anggota Komisi III Tanah Toraja, Semuel Eban Kalebu Mundi, dan diterima Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, Jumat (5/12/2025)
Semuel menekankan pentingnya meniru praktik terbaik yang telah diterapkan Kota Balikpapan untuk meningkatkan PAD. “Kami ingin memahami kiat-kiat dan inovasi yang dibuat pemerintah atau wali kota Balikpapan, agar bisa diadaptasi di Tanah Toraja,” ujar Semuel.
Diskusi mengungkap bahwa PAD Kabupaten Tanah Toraja saat ini mencapai Rp125 miliar, dengan mayoritas kontribusi berasal dari sektor wisata, pajak retribusi, serta pajak potong hewan dalam kegiatan adat. DPRD Tanah Toraja menargetkan peningkatan PAD pada tahun mendatang melalui optimalisasi potensi tersebut.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, membagikan sejumlah inovasi yang menjadi kunci peningkatan PAD di kotanya, di antaranya, pengelolaan pajak daerah dan PBB, peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, pengembangan UMKM, pariwisata, serta pengaturan transportasi dan parkir.
Menurut Yono, strategi pemotongan pajak yang tepat dan pengelolaan retribusi yang efektif terbukti meningkatkan kontribusi PAD secara signifikan.
“Praktik-praktik ini bisa menjadi referensi bagi Tanah Toraja. Tantangan memang ada, terutama terkait kesadaran masyarakat membayar pajak dan akomodasi sektor usaha, tapi inovasi ini layak dicontoh,” tambah Yono.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum bagi DPRD Tanah Toraja untuk mengembangkan inovasi peningkatan PAD melalui adaptasi praktik terbaik yang diterapkan Kota Balikpapan. (ADV/DPRD Balikpapan)







