Bisa Rekam Pelanggar Secara Instan, Sakirman Sebut ETLE Mobile Jadi Langkah Maju Polres Berau

Lintaskaltim.com, BERAU – Penerapan sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis mobile handheld oleh Satuan Lalu Lintas Polres Berau mendapat apresiasi positif dari jajaran legislatif.

Anggota DPRD Berau, Sakirman, menilai langkah tersebut merupakan terobosan penting dalam upaya meningkatkan ketertiban dan kesadaran masyarakat saat berkendara di wilayah hukum Kabupaten Berau.

Sakirman menegaskan, kehadiran teknologi ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi aturan tanpa harus menunggu keberadaan petugas secara fisik di satu titik.

Menurutnya, sistem digital ini akan memberikan dampak psikologis yang positif terhadap kedisiplinan warga.

“Ini bisa jadi warning bagi para pengguna jalan agar lebih tertib berkendara,” ujar Sakirman pada Selasa (24/2/2026).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, keunggulan utama ETLE mobile handheld terletak pada transparansi dan minimalisasi pelanggaran karena sistemnya yang bekerja secara elektronik.

Dengan perangkat genggam tersebut, petugas di lapangan kini memiliki kemampuan untuk merekam pelanggaran secara instan dan akurat tanpa perlu melakukan penindakan manual yang memakan waktu.

“Ini tentu menjadi langkah maju dalam penegakan hukum lalu lintas. Dengan sistem elektronik, masyarakat akan lebih berhati-hati dan tertib saat berkendara,” jelasnya.

Sakirman menyoroti efektivitas perangkat ini dalam menjaring pengendara yang selama ini masih abai terhadap aturan mendasar.

Target utamanya adalah pelanggaran kasat mata yang sering disepelekan, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan helm, pelanggaran marka jalan, hingga pengemudi roda empat yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Salah satu dampak positif lain yang diharapkan adalah berkurangnya potensi gesekan atau perdebatan di lapangan antara petugas dan pelanggar.

Pasalnya, setiap penindakan kini didukung oleh bukti digital yang kuat dan sulit untuk dibantah oleh siapa pun yang terjaring operasi.

“Harapannya, ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga menjadi edukasi bagi masyarakat agar lebih sadar pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” pungkas Sakirman. (ADV/DPRD BERAU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *