Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Rencana pelebaran jalan alternatif yang menghubungkan kawasan KM 8 hingga Transad di Balikpapan Utara dinilai berpotensi membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan tersebut.
Anggota DPRD Kota Balikpapan daerah pemilihan Balikpapan Utara, Iwan Wahyudi, menyebut proyek infrastruktur tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Menurut Iwan, jalan yang berada di kawasan Jalan Satriaan dan tembus ke Jalan Mukmin Faisal menuju Balikpapan Timur saat ini sudah menjadi jalur alternatif yang cukup ramai dilalui kendaraan. Arus transportasi, termasuk kendaraan angkutan barang dan truk, terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
“Sekarang jalan itu sudah menjadi jalur alternatif utama bagi kendaraan yang menuju Balikpapan Timur. Transportasi sudah banyak melintas di sana, termasuk truk. Namun kondisi jalannya masih sempit sehingga perlu dilakukan pelebaran,” ujar Iwan, Rabu (11/3/2026).
Ia menilai jika jalan tersebut dilebarkan, maka akses distribusi barang dan mobilitas masyarakat akan menjadi lebih lancar. Kondisi tersebut diyakini dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di kawasan Balikpapan Utara dan sekitarnya.
“Kalau jalan ini dibuka dan dilebarkan, dampaknya sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi. Akses transportasi menjadi lebih lancar dan bisa membuka potensi ekonomi baru di kawasan tersebut,” jelasnya.
Iwan mengungkapkan bahwa dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) untuk proyek pelebaran jalan tersebut sebenarnya sudah tersedia. Dalam rencana tersebut, ruas jalan akan diperlebar sekitar satu meter di sisi kanan dan kiri hingga tembus ke kawasan Transad.
Untuk merealisasikan proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar. Ia berharap seluruh pihak, termasuk anggota DPRD dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, dapat memberikan dukungan agar program tersebut dapat direalisasikan pada masa mendatang.
Selain pelebaran jalan alternatif tersebut, Iwan menegaskan pihaknya juga tetap mengawal berbagai program pembangunan infrastruktur lain di Balikpapan Utara, seperti perbaikan jalan lingkungan dan pembangunan drainase yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. (ADV/DPRD Balikpapan)









