Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Kebakaran yang melanda Pasar Sepinggan menjadi sorotan DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah lebih dahulu menemukan sejumlah persoalan di pasar tersebut saat melakukan inspeksi beberapa bulan lalu.
Menurut Japar, Komisi II DPRD saat itu meninjau sejumlah pasar tradisional di Balikpapan, termasuk Pasar Sepinggan. Dari hasil peninjauan, kondisi bangunan dinilai sudah memerlukan perhatian serius karena terdapat sejumlah kerusakan yang berpotensi membahayakan.
“Saat kami melakukan kunjungan, kondisi Pasar Sepinggan memang sudah cukup memprihatinkan. Plafonnya banyak yang rusak dan mulai lepas. Kami juga melihat lantai dua hampir tidak dimanfaatkan karena minimnya pengunjung sehingga banyak pedagang memilih tidak berjualan di sana,” ujar Japar kepada wartawan, Senin (3/8/2026)
Ia mengatakan, hasil temuan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan agar dilakukan perbaikan maupun revitalisasi. Namun, pelaksanaannya belum dapat direalisasikan karena terkendala keterbatasan anggaran.
“Kami sudah menyampaikan agar dilakukan perbaikan, minimal pada bagian yang mengalami kerusakan. Saat itu memang ada kendala anggaran sehingga belum bisa direalisasikan,” katanya.
Japar menilai kebakaran yang menghanguskan ratusan lapak pedagang harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Balikpapan untuk mempercepat pembangunan kembali Pasar Sepinggan.
Menurutnya, pasar tersebut memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Balikpapan Selatan.
Ia berharap pemerintah segera menyiapkan anggaran untuk merehabilitasi atau membangun kembali pasar agar para pedagang dapat kembali beraktivitas dan roda perekonomian masyarakat tidak terganggu.
Selain itu, Japar meminta pemerintah segera melakukan pendataan terhadap seluruh pedagang yang terdampak kebakaran. Pendataan dinilai penting sebagai dasar penyaluran bantuan maupun penyediaan kembali tempat berjualan bagi para korban.
Terkait penyebab kebakaran, Japar meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar-pasar tradisional di Balikpapan, terutama yang memiliki bangunan tua dan instalasi yang sudah menua, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. (ADV/DPRD Balikpapan)












