Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengapresiasi langkah pemerintah kota untuk menambah sarana sekolah di Balikpapan Timur.
Sebagai upaya pemerataan akses pendidikan, tahun ini pemerintah merealisasikan setidaknya dua sekolah untuk jenjang berbeda di wilayah itu. Antara lain, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di sekitar kawasan Manggar.
Gasali mengakui wilayah ini sebelumnya sangat minim fasilitas pendidikan. Kedua sekolah baru tersebut rencananya mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026 mendatang.
“Dari informasi yang saya terima, tahun ini pembangunan Sekolah Dasar di kawasan Kecamatan Balikpapan Timur selesai,” kata Gasali, Rabu (6/11/2024).
Lebih lanjut Gasali menerangkan, pembangunan SD negeri ini menggunakan lahan hibah dari salah satu perumahan di kawasan tersebut. Tadinya lahan tersebut termasuk fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) perumahan, yang akhirnya dimanfaatkan untuk sarana pendidikan masyarakat.
“Sekolah ini akan dibangun menggunakan kuota fasum fasos yang ada di kawasan perumahan tersebut,” terangnya.
Pemberian hibah lahan ini juga sejalan dengan harapan masyarakat sekitar yang sekian lama menanti tambahan infrastruktur pendidikan.
Gasali meyakini langkah tersebut bukan hanya memberikan manfaat, tapi juga solusi atas kendala terbatasnya daya tampung peserta didik saban tahunnya.
Selain SD Negeri, Pemerintah Kota juga tengah berupaya menyelesaikan pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 28 di kawasan tersebut. Sekolah ini juga bagian dari prioritas upaya perluasan akses pendidikan, agar lulusan SD dari kawasan tersebut bisa tertampung.
“Mudah-mudahan pembangunan SMPN 28 ini bisa selesai tepat waktu. Jika lancar, sekolah ini bisa digunakan pada penerimaan peserta didik baru di tahun 2025,” ungkapnya.
Pemerintah Kota menargetkan proyek pembangunan SMPN 28 rampung pada Desember 2024. Sehingga pada tahun ajaran baru mendatang, SMPN 28 bisa menerima peserta didik baru, utamanya yang berasal dari wilayah sekitar.
“Pembangunan ini mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di kota Balikpapan,” tuntasnya. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)







