DPRD Balikpapan Akui Revitalisasi Pasar Klandasan Mulai Berdampak Positif

banner 728x250

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Nelly Turuallo, menyambut positif proses revitalisasi pasar tradisional Klandasan di Balikpapan Kota.

Meski belum rampung sepenuhnya, politisi Golkar itu menilai adanya dampak positif atas upaya pemerintah tersebut. Fisik pasar di sebagian blok lapak pedagang yang sudah selesai pengerjaannya, kondisinya kini semakin menawarkan kenyamanan.

Kondisi tersebut, kata Nelly, tentunya memberikan kesan pengalaman berbelanja yang lebih baik dari sebelumnya bagi masyarakat selaku konsumen.

“Kami telah melihat hasil positif dari revitalisasi di pasar Klandasan,” katanya menanggapi pertanyaan wartawan.

Proses revitalisasi menyentuh segala perbaikan fisik, semisal perbaikan atap, lantai, dan fasilitas sanitasi, juga mencakup penataan area pedagang. Tujuannya agar aktivitas pedagang menjadi lebih nyaman dan memicu daya tarik bagi konsumen untuk berbelanja.

Di sela peresmian kios penyeimbang beberapa waktu lalu, Nelly sempat meninjau langsung blok pasar yang telah rampung direvitalisasi. Ia mengaku kondisi pasar kini terlihat lebih tertata ketimbang sebelum revitalisasi.

“Saya merasakan kenyamanan setelah revitalisasi di Pasar Klandasan. Suasana menjadi lebih baik, dan ini sangat positif,” akunya.

Selaku anggota dewan, Nelly memaklumi bahwa upaya pemerintah terhadap pasar ini baru mampu terealisasi secara bertahap. Hanya saja, perlu keseriusan dan upaya konsisten oleh pemerintah untuk melanjutkan proyek ini hingga seluruh rencana bisa terealisasi sesuai target.

“Kami menyadari bahwa anggaran yang tersedia masih terbatas. Oleh karena itu prosesnya berlangsung secara bertahap,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Nelly memastikan dukungan dewan terhadap segala langkah pemerintah kota demi peningkatan kualitas masyarakat. Termasuk satu di antaranya melalui proyek revitalisasi pasar tradisional ini.

“DPRD akan selalu mendukung. Revitalisasi pasar menunjukan komitmen pemerintah untuk meningkatkan fasilitas publik dan mendukung ekonomi lokal,” ungkapnya dengan penekanan.

Melalui langkah ini, ia ingin pasar tradisional kelak bukan sekadar tempat bertransaksi, tapi sekaligus menjadi ruang sosial yang nyaman bagi masyarakat. (yor/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *