Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait pemutusan kontrak proyek pembangunan RS Balikpapan Barat masih tertahan di meja pimpinan DPRD Kota Balikpapan. Meski mayoritas fraksi telah menyatakan dukungan, prosesnya belum juga bergerak.
Anggota Komisi IV DPRD, Muhammad Hamit, mengungkapkan bahwa empat dari enam fraksi telah mengirimkan surat dukungan pembentukan Pansus. Keempatnya yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai NasDem, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Sementara itu, dua fraksi lainnya, yakni Partai Golongan Karya serta Fraksi Gabungan Partai Keadilan Sejahtera–Partai Persatuan Pembangunan, belum menyampaikan sikap resmi melalui surat dukungan.
“Secara dukungan sudah mayoritas, tetapi secara administrasi belum berjalan. Informasinya Ketua DPRD belum menerima surat dari fraksi-fraksi,” ujar Hamit, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, pembentukan Pansus merupakan hak kolektif anggota DPRD melalui fraksi. Namun secara prosedural, inisiasi dan penetapan tetap berada di tangan Ketua DPRD. Kondisi inilah yang membuat pembahasan Pansus belum berlanjut ke tahap formal.
Di sisi lain, Komisi IV tetap bergerak. Mereka telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Penjabat Sekretaris Daerah, OPD terkait, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan RS Balikpapan Barat.
Dalam forum tersebut terungkap bahwa kontraktor proyek telah masuk daftar hitam dan Inspektorat telah melakukan audit. Namun hasil audit dan tindak lanjut resmi masih dinantikan.
Hamit menegaskan, apapun mekanisme yang nantinya dipilih melalui Pansus atau cukup di tingkat komisi—DPRD tetap berkepentingan memastikan proses penanganan proyek berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami ingin ada kejelasan. Apakah ini cukup ditangani Komisi IV atau memang perlu Pansus. Yang pasti, pengawasan tetap berjalan,” tegasnya.
Hingga kini, keputusan akhir masih menunggu langkah pimpinan DPRD, sementara dinamika dukungan antarfraksi menjadi faktor penentu arah pengawasan proyek RS Balikpapan Barat ke depan. (ADV/DPRD Balikpapan)







