Geliat Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Belum Linier dengan Infrastruktur Memadai

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pesatnya geliat ekonomi di Kota Balikpapan memunculkan tantangan besar pada sektor infrastruktur. Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai harus menjadi prioritas agar tidak terjadi ketimpangan di tengah pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang pesat dan perpindahan penduduk yang masif tidak diimbangi infrastruktur yang siap. Ini bisa menimbulkan dampak negatif,” ujar Yono dalam pernyataannya baru-baru ini.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi sangat penting untuk mendukung kota menjadi wilayah yang maju secara berkelanjutan.

“Kesiapan ini harus linier, agar perkembangan ekonomi pesat membawa dampak positif. Tidak hanya pembangunan jalan atau irigasi, tapi juga fasilitas yang mempermudah masyarakat dan menarik investor,” jelas Yono.

Ia menyoroti kebutuhan fasilitas infrastruktur yang tidak hanya menunjang sisi ekonomi, tetapi juga mendukung perkembangan masyarakat. Salah satu contoh dampak yang mulai terlihat adalah kemacetan yang kian parah akibat peningkatan jumlah penduduk.

“Kota Balikpapan sekarang menjadi poros ekonomi yang menarik perhatian banyak orang dari berbagai daerah di Indonesia. Ini membutuhkan infrastruktur yang memadai agar semua bisa berjalan optimal,” tambahnya.

Yono juga menyampaikan bahwa infrastruktur tidak hanya harus memprioritaskan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup fasilitas umum lain yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung aktivitas bisnis. Hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Jika infrastruktur kita kuat, maka investasi akan lebih mudah masuk. Selain itu, masyarakat juga akan merasakan manfaatnya langsung. Inilah yang membuat pertumbuhan menjadi berkelanjutan,” tegas Yono.

Ia berharap pemerintah kota dapat segera memetakan prioritas pembangunan infrastruktur, terutama untuk mengatasi masalah-masalah mendesak seperti transportasi dan fasilitas umum.

“Langkah ini penting untuk menjaga agar Kota Balikpapan tetap menjadi pusat ekonomi yang kompetitif dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *