Pemkot Balikpapan Bangun Lagi Sekolah Terpadu, Wali Kota : Lokasinya di Kawasan Islamic Center

banner 728x250

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat dan berkelanjutan. Salah satu proyek besar yang kini tengah dipersiapkan adalah pembangunan sekolah terpadu di kawasan Balikpapan Islamic Center. Sekolah ini nantinya akan melayani pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah atas (SMA).

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menjelaskan bahwa pembangunan sekolah terpadu ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi lonjakan kebutuhan pendidikan, terutama karena posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Fasilitas sekolah itu harus dibangun. Balikpapan sekarang menjadi penyangga IKN, pasti nanti orang akan banyak berdomisili di Balikpapan. Pegawai yang akan tinggal di IKN saya yakin juga banyak yang memilih tinggal di Balikpapan. Mereka pasti melihat fasilitas yang ada, termasuk pendidikan untuk anak-anaknya,” ujar Rahmad pada Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, pembangunan sekolah tidak bisa dilakukan secara mendadak ketika kebutuhan sudah mendesak. Proses perencanaan dan konstruksi yang memakan waktu bertahun-tahun harus diantisipasi sejak sekarang.

“Jangan nanti ketika diperlukan baru sekolah dibangun. Karena untuk membangun sekolah itu perlu bertahun-tahun,” tegasnya.

Rahmad menyebutkan bahwa selama periode pertamanya menjabat, sudah ada tiga sekolah baru yang dibangun. Dan untuk tahun 2026, pembangunan sekolah terpadu di kawasan Islamic Center ditargetkan mulai berjalan karena lahan yang tersedia cukup luas dan strategis.

“Alhamdulillah, selama periode kami yang pertama, sudah ada tiga sekolah dibangun. Tahun depan kita juga akan bangun sekolah terpadu di Islamic Center. Disana nanti akan dibangun sekolah sampai tingkat SMA,” jelasnya.

Saat ini Balikpapan telah memiliki dua sekolah terpadu, masing-masing di Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan. Ke depan, konsep ini akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang terintegrasi dan berkualitas.

Selain sekolah negeri, Rahmad juga menegaskan komitmennya terhadap sekolah swasta. Pemkot Balikpapan saat ini telah memberikan subsidi kepada 13 sekolah swasta, mulai dari uang masuk, SPP, hingga seragam.

“Kita juga libatkan sekolah swasta. Ada 13 sekolah swasta yang bersinergi dengan Pemkot, kita subsidi. Tidak mustahil nanti kita setarakan fasilitasnya dengan sekolah negeri. Kita hibahkan laptop, sarana-prasarana, dan bisa juga dari dana pemerintah provinsi atau kota,” tambahnya.

Dengan pembangunan sekolah terpadu ini, Pemkot Balikpapan berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul, inklusif, dan siap menyambut era baru sebagai mitra strategis IKN. (ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *