Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Balikpapan Barat, Hj. Muliati, menegaskan pentingnya pembangunan yang tetap optimal di Kota Balikpapan meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan.
Menurut Hj. Muliati, posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut kesiapan infrastruktur dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota, khususnya Balikpapan Barat yang hingga kini masih dalam tahap pengembangan.
“Dengan HUT ke-129 Kota Balikpapan ini, harapan kami ke depannya Balikpapan bisa lebih bagus lagi. Walaupun saat ini banyak dilakukan efisiensi anggaran, pembangunan harus tetap berjalan dan merata,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT Balikpapan tahun ini dilaksanakan secara sederhana di halaman Balai Kota sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran. Namun demikian, kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi penghambat pembangunan jangka menengah dan panjang.
Hj. Muliati mengungkapkan, Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan sekitar 80 persen pembangunan di wilayah Balikpapan Barat dapat diselesaikan pada tahun 2027. Target tersebut dinilai penting untuk mengejar ketertinggalan pembangunan antarwilayah.
“Tantangan utama saat ini adalah keterbatasan anggaran akibat pemotongan di berbagai sektor. Bagaimana pembangunan bisa maksimal kalau pendanaannya banyak dipotong, ini perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
Dia menilai, sebagai kota penyangga dan gerbang utama menuju IKN, Balikpapan harus tetap mendapatkan perhatian serius dalam hal pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik agar mampu mendukung aktivitas nasional ke depan.
Sebagai wakil rakyat, Hj. Muliati berharap kondisi anggaran daerah ke depan dapat kembali stabil sehingga pembangunan di Kota Balikpapan dapat berjalan lebih optimal, merata, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap ke depan kondisi bisa lebih stabil, sehingga Balikpapan sebagai pintu utama menuju IKN benar-benar siap dan masyarakatnya merasakan manfaat pembangunan,” pungkasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)







