Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana melanjutkan pembangunan dua rumah sakit daerah pada tahun anggaran 2027. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap usulan dan akan dibahas bersama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamit, mengatakan usulan anggaran yang diajukan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mencapai sekitar Rp80 miliar untuk melanjutkan pembangunan dua rumah sakit tersebut.
Dari total usulan itu, sekitar Rp50 miliar dialokasikan untuk kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat, sedangkan Rp30 miliar diusulkan untuk pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur.
Namun demikian, Hamit menegaskan bahwa angka tersebut belum bersifat final karena masih berupa usulan awal dari organisasi perangkat daerah.
“Anggaran itu masih berupa usulan. Nantinya akan dibahas bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Balikpapan,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Menurut Hamit, realisasi pembangunan kedua rumah sakit tersebut sangat bergantung pada hasil pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027. Jika usulan anggaran disetujui, pembangunan akan kembali dilanjutkan sesuai rencana. Sebaliknya, apabila tidak mendapatkan persetujuan, proyek tersebut berpotensi kembali tertunda.
Ia menilai keberadaan rumah sakit baru sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di Kota Balikpapan, seiring terus meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis yang lebih merata.
Karena itu, Komisi IV DPRD berharap pembahasan anggaran nantinya dapat mempertimbangkan urgensi pembangunan fasilitas kesehatan tersebut agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.
“Kami berharap kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran, sehingga pembangunan kedua rumah sakit ini dapat terus berjalan dan segera memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada warga,” kata Hamit. (ADV/DPRD Balikpapan)







