Terapkan Teknologi AI, RSUD Beriman Targetkan Hasil MCU Rampung dalam Tiga Hari

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – RSUD Beriman Balikpapan mulai mengembangkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan kecepatan pelayanan kesehatan. Salah satu penerapannya dilakukan pada layanan medical check up (MCU), dengan target mempercepat penerbitan hasil pemeriksaan dari yang sebelumnya bisa memakan waktu lima hari menjadi tiga hari.

Direktur RSUD Beriman Balikpapan, dr. Ifransyah Fuadi mengatakan, pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian dari pembenahan sistem pelayanan rumah sakit yang disiapkan untuk 2027.

Menurut dia, penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemeriksaan hingga pengolahan hasil MCU. Dengan begitu, pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan kesehatannya.

“Proses MCU yang di sejumlah rumah sakit bisa sampai lima hari, kami targetkan bisa diselesaikan dalam tiga hari melalui sistem yang dikembangkan,” kata Ifransyah, Kamis (5/11/2026).

Selain penerapan teknologi, RSUD Beriman juga tengah membenahi fasilitas pelayanan MCU. Dalam waktu dekat, layanan tersebut akan dipindahkan ke lantai dua seiring dengan renovasi ruangan.

Pembenahan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan pemeriksaan kesehatan.

Tak hanya pada layanan MCU, RSUD Beriman juga merancang pemanfaatan AI dalam sistem administrasi dan pengelolaan pelayanan rumah sakit.

Salah satunya melalui pengembangan sistem Prisma yang dirancang secara mandiri. Sistem tersebut ditujukan untuk memisahkan pengelolaan pasien umum dan peserta BPJS, baik dari sisi operasional maupun keuangan.

Ifransyah menjelaskan, selama ini pasien BPJS dan non-BPJS masih berada dalam satu sistem pengelolaan. Karena itu, rumah sakit mulai menyiapkan sistem yang memungkinkan pengaturan pelayanan kedua kelompok pasien tersebut dilakukan lebih terstruktur.

Salah satu bagian yang tengah disiapkan adalah integrasi sistem farmasi. Ke depan, sistem tersebut direncanakan dilengkapi teknologi AI yang memungkinkan pencatatan melalui perintah suara.

Dengan mekanisme tersebut, informasi yang disampaikan petugas dapat direkam dan dimasukkan secara otomatis ke dalam sistem. Langkah ini diharapkan dapat membantu mempercepat pekerjaan administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.

Di sisi lain, RSUD Beriman juga menyiapkan pengembangan sejumlah layanan medis pada 2027. Di antaranya penyediaan poli eksekutif dan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah.

Poli eksekutif disiapkan untuk memberikan alternatif bagi pasien yang membutuhkan waktu konsultasi lebih panjang dengan dokter. Sementara layanan HD diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasien terhadap rumah sakit rujukan.

Ifransyah mengatakan, seluruh pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Beriman. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas dan sistem pendukung.

Melalui pemanfaatan teknologi serta pengembangan layanan medis, RSUD Beriman berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan optimal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *