Jalan Sambaliung-Talisayan Longsor, DPUPR Kaltim Pasang Box Culvert untuk Sementara

TANJUNG REDEB – Akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Sambaliung dan Talisayan di Kabupaten Berau sempat terputus total akibat longsor. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) kini tengah melakukan perbaikan dengan langkah darurat.

Alat berat dan material telah dikerahkan ke lokasi sejak akhir pekan. Untuk mempercepat pemulihan akses, DPUPR memilih solusi sementara dengan pemasangan box culvert. Langkah ini diambil lantaran pengerjaan secara permanen diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama dan bisa berdampak besar bagi mobilitas masyarakat.

“Penanganan bersifat sementara menggunakan box culvert karena darurat agar bisa tetap berfungsi,” kata Kepala DPUPR-Pera Kaltim, Fitra Firnanda, Minggu (4/5/2025).

Pembangunan konstruksi permanen dengan beton, kata Fitra, memerlukan proses pengeringan hingga 28 hari agar mencapai kekuatan optimal. Karena itu, pengerjaan jangka panjang masih ditunda untuk sementara waktu. Prioritas utama adalah memastikan jalur bisa kembali dilintasi meski terbatas.

Berdasarkan pantauan lapangan, longsor dipicu oleh rusaknya saluran air yang tidak mampu menampung debit saat hujan deras. Kondisi ini diperparah oleh hilangnya lahan resapan di sekitar badan jalan akibat penggundulan. Kombinasi dua faktor tersebut menyebabkan air menggerus bagian bawah jalan hingga akhirnya ambles.

“Sehingga air menggerus badan jalan sehingga terjadi longsor dan membuat jalanan putus total,” ujar Fitra.

DPUPR meminta masyarakat bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Selain mempercepat pekerjaan, pihaknya juga tengah menyiapkan jalur alternatif untuk kendaraan yang tidak bisa melintas.

“Diharapkan dalam waktu satu hari badan jalan sudah dapat difungsikan kembali, meskipun secara terbatas,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *