
Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Di tengah kepenatan rutinitas kerja, akhir pekan menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk melepas penat dan bersantai bersama keluarga atau teman-teman. Tak heran jika banyak orang memanfaatkan waktu libur ini untuk mengunjungi berbagai tempat wisata yang menarik.
Baru-baru ini, perhatian pengunjung tertuju pada Rainbow Slide, sebuah wahana baru yang berlokasi di Desa Batuah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Rainbow Slide yang memiliki panjang 30 meter ini menjadi yang pertama di Kalimantan Timur dan terletak di Taman Emastri Batuah, yang juga menawarkan berbagai wahana lainnya.
Taman Emastri Batuah terletak di pusat antara Balikpapan, Samarinda, dan Tenggarong, memudahkan pengunjung dari tiga daerah tersebut untuk menikmati berbagai wahana yang ditawarkan tanpa harus melakukan perjalanan jauh.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa Rainbow Slide telah dibuka untuk umum sejak 1 Januari 2024, dan dalam waktu singkat sudah mampu menarik ribuan pengunjung.
“Rainbow slide sangat dominan saat ini. Pengunjungnya sudah lumayan, kalau hari Minggu bisa tembus 700 orang,” ujarnya, Rabu (27/3/2024).
Dengan biaya masuk sebesar Rp30 ribu per orang, pengunjung dapat menikmati Rainbow Slide sebanyak tiga kali. Wahana ini menawarkan pengalaman meluncur dari atas menggunakan ban, bisa dilakukan secara perorangan atau berkelompok. Selain Rainbow Slide, Taman Emastri Batuah juga akan menyajikan berbagai wahana lainnya dalam beberapa bulan ke depan, seperti bianglala, kora-kora, kolam renang, flying fox, hamok, istana balon, hingga area perkemahan.
Bagi yang ingin menghabiskan malam di Taman Emastri Batuah, tersedia Cottage dengan harga Rp500 ribu per malam, dilengkapi fasilitas yang membuatnya nyaman seperti hotel. Pengunjung juga dapat menikmati makan malam sambil barbeque di malam hari, sembari menikmati panorama alam yang tenang.
Taman Emastri Batuah juga menyediakan fasilitas untuk pertemuan kelompok, organisasi, atau komunitas dengan harga sewa Rp2,5 juta. Dengan panggung, musala, dan wc tersedia, tempat ini cocok untuk kegiatan kelompok dalam suasana alam yang menyegarkan.
“Jadwalnya kita buka dari Senin-Minggu. Kalau Senin-Kamis bukanya dari jam 3-6 sore saja. Kalau Jumat Sabtu Minggu itu kita buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore,” pungkasnya.
Dengan pengelolaan oleh Pemerintah Desa Batuah dan sistem bagi hasil dengan investor, Taman Emastri Batuah diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi pada perekonomian desa setempat. Dengan beragam wahana dan fasilitas yang ditawarkan, Taman Emastri Batuah menjadi pilihan menarik untuk bersantai dan menikmati akhir pekan yang menyenangkan. (Mha/ADV/Diskominfo Kukar)







