Program Kukar Berkah Didukung Pemuka Agama, Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dan Berakhlak Mulia

Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah, Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami transformasi yang luar biasa, terutama dalam bidang keagamaan. Program Kukar Berkah menjadi bukti nyata komitmen Edi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia.

Program Kukar Berkah tidak hanya menjadi visi semata, tetapi juga terwujud melalui inisiatif konkret yang memberikan dampak langsung pada kehidupan masyarakat. Salah satu inisiatif utamanya adalah Program Satu Desa Satu Hafiz, yang membuka peluang bagi generasi muda di desa-desa untuk mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.

Muhammad Sarli, alumni program tersebut, mengakui manfaat besar yang diperolehnya dari program tersebut. Dulu merasa ragu dan tidak percaya diri, kini ia menjadi semangat dan bangga menjadi seorang hafiz.

“Program ini luar biasa. Dulu saya ragu dan tidak percaya diri, tapi sekarang saya semangat dan bangga menjadi hafiz,” tuturnya pada Kamis (28/3/2024).

Program Dai Masuk Desa juga menjadi bagian penting dari visi Edi untuk meningkatkan pembangunan SDM yang berakhlak mulia.

M Fathurrosi Habibi, alumni program tersebut, mengungkapkan betapa program ini menjadi perhatian yang penting dari pemerintah untuk masyarakatnya. Dai dan imam yang dibina oleh Kukar Berkah berperan penting sebagai pembimbing dan motivator bagi masyarakat di desa-desa.
“Dengan program ini, desa-desa yang sebelumnya kekurangan imam dan penceramah kini memiliki SDM yang mumpuni,” katanya.

Bantuan kepada pondok pesantren juga menjadi fokus penting program ini, dengan bantuan sebesar Rp100 juta per pesantren yang telah tersalurkan di 54 pesantren.

Imam Wahyudi, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, mengapresiasi program ini karena telah membantu meningkatkan kualitas pendidikan agama di desa-desa.

Program ini tidak hanya memberikan dampak positif pada pendidikan agama, tetapi juga membantu menciptakan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Suara-suara dari jantung komunitas pun menyuarakan pentingnya keberlanjutan dan peningkatan program-program ini, mengingat dampak positif yang telah dirasakan oleh masyarakat.

“Sangat penting sekali ketika ada sebuah program yang bagus, harus dilanjutkan dan dilakukan penyempurnaan,” pungkas Imam Wahyudi. (Mha/ADV/Diskominfo Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *