
Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Pasar Mangkurawang, yang terletak di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, akan mengalami proses revitalisasi. Khususnya, fokus utamanya adalah pada kios-kios kosong yang telah mengalami kerusakan akibat kurangnya pemeliharaan.
Dahulu, Pasar Mangkurawang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Namun, pada tahun 2024, pengelolaannya telah diserahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar. Langkah ini diikuti dengan survei yang dilakukan oleh jajaran Disperindag Kukar ke Pasar Mangkurawang, untuk mengevaluasi kondisi pasar secara langsung.
“Pada Januari 2024 lalu oleh Dinas PU diserahkan ke Disperindag untuk pemanfaatan aset, selanjutnya kami akan melakukan revitalisasi,“ kata Plt Disperindag Kukar, Sayid Fhatullah, Sabtu (6/4/2024).
Revitalisasi pasar ini dijadwalkan untuk direalisasikan pada tahun 2024, dengan fokus utama pada perbaikan kios, toko, dan los yang mengalami kerusakan pada lantai, plafon, dan pintu. Selain itu, akan dilakukan perbaikan pada sistem drainase, jaringan listrik, dan air di area Pasar Mangkurawang.
Menurut Plt Disperindag Kukar, Sayid Fhatullah, sekitar 100 kios telah terdata untuk direvitalisasi karena mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut mencakup sekitar 60 persen dari total keseluruhan kios yang ada. Fhatul menekankan pentingnya pemeliharaan dan perawatan bangunan agar dapat dimanfaatkan oleh para pedagang dengan baik.
Dengan langkah ini, diharapkan Pasar Mangkurawang dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih baik dan nyaman bagi para pedagang dan pengunjung. Revitalisasi ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan di sektor perdagangan lokal.
“Agar bisa dimanfaatkan oleh para pedagang, bangunan harus dirawat, dipelihara dan terus menerus dianggarkan. Karena kalau untuk membangun itu mudah saja, tapi untuk merawat itu susah, sepanjang usia bangunan tersebut (harus dirawat),” jelasnya. (Mha/ADV/Diskominfo Kukar)






