BERAU,-Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis serta jajarannya telah berkunjung ke Daya Tarik Wisata Danau Dua Rasa Labuan Cermin di Biduk-biduk.
Sri Juniarsih Mas saat berkunjung juga menaiki sampan kecil sebagai bentuk untuk meyakinkan bahwa lokasi wisata tersebut sudah aman.
“Memang kemarin sempat ditutup sementara karena keberadaan hewan yang tidak aman bagi wisatawan, tapi sekarang insyaallah sudah aman,” ujarnya Rabu (15/5/2024).
Bahkan saat ini lokasi wisata tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk wisatawan yang ada.
“Hal ini tentu diharapkan bisa kembali menghidupkan minat wisatawan untuk datang. Saya imbau masyarakat kalau mau liburan, bisa ke Labuan Cermin,” bebernya.
Selain itu, Sri Juniarsih Mas telah menampung beberapa keluhan yang menjadi suara wisatawan adalah keberadaan kapal penyeberangan yang dipatok dengan harga Rp400 ribu.
“Meski demikian, nyatanya harga tersebut untuk 10 orang sekali perjalanan pergi dan pulang. Artinya hanya Rp40 ribu. Wisata ini kan juga ada petugas yang membersihkan dan sebagainya, itu untuk operasional,” tuturnya.
Namun, kedepan dirinya akan membahas kembali dengan jajaran agar penerapan paket kapal bisa digunakan oleh rombongan dibawah 10 orang ataupun perorangan, sehingga minat wisata tidak turun.
“Tapi nanti akan dibahas seperti apa,” tuturnya.
Salah satu opsi Sri Juniarsih Mas rencana akan merubah menjadi paket sehingga jika hanya perorangan, membayar Rp400 ribu bisa dilengkapi dengan fasilitas lainnya.
“Misalnya dipaketkan dengan foto dan makanan, mungkin bisa, tapi nanti akan dibahas,” ujarnya.
Senada Kepala Bagian Daya Tarik Wisata Pokdarwis Destinasi Pesisir (Desir) Biduk-biduk, Harmoko menyebut harga tersebut merupakan paket untuk 10 orang.
“Sebab, jika dibawah 10 orang, maka pendapatan tidak bisa menutupi ongkos modal pengeluarannya. Kami pernah terapkan paket untuk 2, 4 dan 6 orang, namun memang tidak balik modal,” terangnya.
Kemudian disinggung terlaku mahal jika untuk rombongan dibawah 10 orang atau perorangan hingga Rp 400 ribu, Harmoko menyebut belum ada solusi untuk hal itu.
“Itu juga yang masih dibahas oleh rekan-rekan,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir menambahkan untuk menjamin keamanan, terdapat tim yang akan melakukan pengecekan sebelum wisatawan masuk ke destinasi wisata.
“Kami kirim tim penyelam untuk cek dan ricek apakah aman atau tidak,” terangnya.
Destinasi ini sendiri masih jadi favorit masyarakat, sebab dalam masa libur lebaran yang lalu, tercatat 3.400 wisatawan datang berkunjung ke Labuan Cermin.
“Kita harap, saat ini sudah aman dan bisa aktif kembali,” pungkasnya. (*adv)
Reporter: Tariska







