
Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Camat Tenggarong, Sukono, menargetkan percepatan pembangunan wilayah Tenggarong akan terwujud dalam periode dua tahun, yakni 2024-2025. Usulan pembangunan yang diakomodasi berdasarkan kebutuhan masyarakat akan diupayakan seoptimal mungkin.
“Kita sudah menggelar Musrenbang Kecamatan untuk APBD 2025,” tegas Sukono pada Senin (3/6/2024).
Sukono menjelaskan bahwa usulan yang tidak masuk dalam APBD tahun ini akan diupayakan untuk masuk dalam APBD tahun depan. Usulan pembangunan ini merata dari 12 kelurahan dan dua desa di wilayah Tenggarong.
“Jumlah usulan pembangunan bisa mencapai ribuan, untuk 2025 yang masuk di rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) mencapai 1.200 usulan,” ucapnya.
Beberapa usulan masyarakat yang masuk meliputi berbagai bidang, seperti infrastruktur jalan, baik jalan umum maupun jalan usaha tani, sektor pertanian dan pariwisata, kesenian, kebudayaan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Usulan bisa memberikan dampak nyata ke masyarakat,” sebut Sukono.
Untuk mewujudkan semua usulan tersebut, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tenggarong juga bersinergi dengan dinas lain, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim), dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
“Interkoneksi jalan antar kelurahan dan desa, kita sinkronkan dengan DPU, serta rehab berat jalan, juga melibatkan DPU,” tegas Sukono.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pembangunan di Tenggarong bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat. Pembangunan yang merata dan sesuai kebutuhan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sukono menambahkan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan merespons kebutuhan yang diajukan melalui Musrenbang, diharapkan setiap program pembangunan bisa memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan merealisasikan setiap usulan yang telah diajukan masyarakat. Semua ini demi mewujudkan Tenggarong yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Sukono. (Mha/ADV/Diskominfo Kukar)







