Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menyerukan peningkatan keterampilan generasi muda lokal untuk menghadapi persaingan di tengah pesatnya pembangunan ekonomi kota.
Ia menyoroti keterlibatan tenaga kerja lokal yang masih minim, terutama dalam proyek besar seperti Refinery Development Master Plan (RDMP).
“Proyek RDMP itu besar, tapi tenaga kerja lokal yang terlibat masih sangat kecil. Apakah kita bisa mencapai 60 persen? Jawabannya pasti tidak,” ujar Yono dengan nada prihatin, Sabtu (16/11/2024).
Ia mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah rendahnya keterampilan tenaga kerja lokal. “Kita tidak bisa berkompetisi karena skill-nya kurang. Generasi muda harus meningkatkan keterampilan agar bisa bersaing dengan tenaga kerja luar daerah,” tegasnya.
Proyek RDMP yang merupakan salah satu proyek strategis nasional hingga kini masih dalam proses pengerjaan. Sayangnya, tenaga kerja lokal Balikpapan belum mampu memanfaatkan peluang besar ini secara optimal. Yono menilai, tanpa keterampilan yang memadai, generasi muda Balikpapan hanya akan menjadi penonton di kota sendiri.
“Saya ingin mendorong generasi muda agar tidak hanya jadi penonton di kota sendiri. Walaupun pemerintah sudah memprioritaskan warga lokal, tetap saja tanpa skill, kita tidak bisa masuk,” tambahnya.
Pemerintah sebenarnya telah berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui fasilitas seperti Balai Latihan Kerja (BLK). Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keseriusan generasi muda untuk memanfaatkan peluang yang ada.
“Pemerintah sudah memfasilitasi, tetapi apakah kita mau memanfaatkan itu? Kalau tidak serius, ya tetap sulit bersaing,” katanya.
Yono berharap agar generasi muda semakin menyadari pentingnya keterampilan untuk menghadapi tantangan yang ada. Ia menekankan bahwa perkembangan ekonomi Balikpapan yang pesat harus menjadi momentum bagi tenaga kerja lokal untuk menjadi pemain utama, bukan sekadar pengamat.
“Jangan sampai proyek besar di depan mata malah jadi kesempatan bagi orang lain. Ini saatnya kita bangkit dan bersaing,” pungkasnya. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)











