Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyatakan pihaknya akan berupaya menggiring persoalan dampak daerah penyangga ke pusat.
Langkah ini, katanya, bertujuan mendorong realisasi bantuan dari pemerintah pusat kepada kota Balikpapan, khususnya dalam mengatasi dampak perpindahan ibu kota.
Alwi menguraikan, dalam kurun empat atau lima tahun terakhir Balikpapan semakin terbebani dengan adanya proyek strategis nasional. Mulai dari proyek perluasan kilang Balikpapan hingga perpindahan Ibu Kota Negara (IKN).
Efek yang begitu nyata terjadi adalah pada sisi pertumbuhan penduduk. Menurut Alwi, setidaknya ada 20 ribu tenaga kerja yang datang ke Balikpapan seiring pelaksanaan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP).
Hampir bersamaan dengan itu, ada lagi proyek pembangunan IKN Nusantara yang menyedot puluhan ribu tenaga kerja. Padahal, dari sisi pembangunan fisik, Balikpapan belum siap seratus persen untuk menghadapi efek turunan dari pertumbuhan dan mobilitas pendatang ini.
“Sekarang rata-rata 80-90 persen orang yang menuju IKN, pasti singgahnya di Balikpapan. Sementara pembangunan kota kita ini belum siap 100 persen,” terangnya, Senin (18/11/2024).
Tingginya mobilitas pendatang ini, lanjut Alwi, kemudian memperparah persoalan kota Balikpapan di antaranya, kemacetan lalu lintas dan krisis air bersih.
“Sekitar 4 atau 5 tahun lalu, kita tidak begitu kerepotan soal air bersih, tapi sekarang ini warga di sana-sini mengeluh soal kekurangan air bersih,” imbuhnya.
Di tengah upaya menghadapi persoalan tersebut, Balikpapan sejauh ini justru hanya bergantung pada anggaran daerah. Sehingga diperkirakan sulit untuk dapat sekaligus mengatasi dampak-dampak tersebut dalam waktu yang relatif singkat.
Maka dari itu, Alwi menginginkan adanya perhatian pemerintah pusat untuk turut menyokong upaya pemerintah daerah dalam bentuk bantuan anggaran.
“Kita pelajari dulu, akan kita jalin komunikasi dengan DPR-RI, seperti apa posisi kita sebagai daerah penyangga, kira-kira apa yang pusat bisa bantu untuk mengatasi ini,” demikian Alwi. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)













